Kamis, 03 Agustus 2017

Tidur Nyaman dan Berkualitas dengan Simply The First Express Bed


"Pak, hari Senin besok Ibu mau lihat kasur, ya."

"Iya. Mau ke mana?"

"Ke Jakarta. Ada launching Simply Bed di Kokas."

"Jauh amat! Nanti bawa pulangnya gimana?"

Betul juga. Bagaimana cara bawa pulang kasurnya? Ah, nanti dipikirin lagi deh. 

Itu adalah percakapan antara saya dan Bapa (suami saya) ketika saya meminta ijin untuk pergi ke acara launching Simply Bed tanggal 23 Juli 2017. Bertempat di Restaurant Penang Bistro Kota Kasablanka Jakarta, saya berangkat dari Bogor naik commuter line berdua dengan teman blogger Aya. 

Saya dan Aya (foto: Aya)
   Jauh-jauh datang dari Bogor, tentu saja niat saya adalah untuk melihat sendiri seperti apa Simply Bed ini. Kebetulan, keluarga kami sedang membutuhkan tempat tidur untuk Aa Dilshad. Aa yang sebelumnya tinggal di pesantren, kini kembali ke rumah untuk melanjutkan sekolah di SMAN 5 Bogor. 

  Aa Dilshad sudah beranjak remaja. Saya dan Bapa menyiapkan kamar khusus untuk ditempati oleh Aa. Kamar depan sudah diisi oleh kedua adiknya, Kk Rasyad dan Dd Irsyad. Nggak mungkin dong, ketiga anak laki-laki saya tidur berdesakan dalam satu kamar. Jadi, kamar belakang yang menjadi 'ruang kerja' saya langsung dibereskan. Semua barang dipindahkan dan ditata ulang. Beres. Tinggal cari tempat tidurnya, nih! Paling penting ya beli kasur dulu. Setelah ada kasur, nanti bisa pesan tempat tidur yang ukurannya disesuaikan.


Belum ada kasur di kamar Aa Dilshad
  Beli kasur di mana? Duh, saya paling malas survey kasur karena harus pergi ke pusat kota Bogor. Di sekitar rumah saya yang terletak di pinggiran kota ini tidak ada toko yang menjual kasur yang bagus. 

 Pernah sekali, saya membeli kasur busa di toko mebel dekat rumah. Hasilnya mengecewakan! Saat membeli sudah dipusingkan dengan urusan mengangkut kasur ke rumah. Saya harus membayar biaya tambahan karena kasur diantar oleh mobil bak terbuka. Setelah dipakai, ternyata umurnya tidak tahan lama. Kasur cepat lepek dan tidak nyaman digunakan lagi. Wah, pokoknya kapok deh beli kasur sembarangan!


Simply The First Express Bed


Menyaksikan acara launching Simply Bed, saya dibuat kagum. Ternyata Simply Bed adalah kasur busa pertama yang mengusung kepraktisan karena dikemas khusus sehingga pembeli tidak kerepotan lagi untuk menggotong kasur ke rumah. Inovasi ini dipelopori oleh PT Duta Abadi Primantara selaku produsen Simply Bed. Wah, keren!


Simply The Express Bed (sumber: simplybed.com)

   Acara dibuka dengan sambutan MC dan launching Simply Bed The First Express Bed oleh Bapak Anthony Setiawan selaku Vice President Director PT Duta Abadi Primantara (DAP). Tepuk tangan meriah saat box Simply Bed dibawa naik ke atas panggung dan resmi diluncurkan untuk para konsumen di Indonesia. Pada momen bahagia ini hadir pula Bapak Aria Hermawan selaku Marketing Director DAP dan Mr. Robert Jan Meijer selaku Chief of R&D DAP.




  Selanjutnya, Bapak Mukti Argo selaku Marketing Manager DAP menjelaskan tentang kelebihan dari Simply The First Express Bed. Berlatar belakang kebutuhan masyarakat akan tidur yang berkualitas untuk menunjang kesehatan, Simpy menghadirkan kasur inovasi baru untuk tidur lebih baik. Lama waktu tidur pada malam hari adalah minimal 8 jam per hari. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, proses metabolisme tubuh berjalan lancar. Bangun di pagi hari dalam keadaan segar setelah tubuh beristirahat dengan cukup. 

  Tidur berkualitas didukung oleh kasur yang nyaman. Pernah nggak sih, bangun tidur merasa pegal-pegal dan badan kaku gara-gara kasur yang tidak enak dipakai? Saya pernah. Tidur di kasur yang sudah 'melendoy' alias lepek. Kasur yang saya ceritakan sebelumnya di awal postingan. Duh, rasanya nggak enak banget. Bangun pagi bukannya badan segar malah rasanya sakit. Memulai beraktivitas juga dalam keadaan pegal dan jadi tidak produktif karena pikiran yang fokus pada rasa sakit. Jadi, tidur yang berkualitas itu penting banget untuk menunjang aktivitas kita sehari-hari.

  Kebutuhan akan tidur yang nyaman dan berkualitas dicermati oleh PT DAP untuk menghadirkan kasur inovasi baru yaitu Simply Bed. Simply Bed adalah pelopor kasur ekspres pertama di Indonesia. Disebut ekspres karena kasur ini setelah diporduksi langsung dipadatkan dan digulung untuk dikemas dalam box yang praktis sehingga mudah dibawa dengan cepat ke tangan konsumen. Kasur produksi dalam negeri ini punya kualitas yang sangat baik dan tidak kalah dengan produk impor lainnya.


Suasana launching Simply di Penang Bistro

  Simply The Express Bed sangat cocok untuk masyarakat Indonesia yang aktif dan mengutamakan waktu untuk kualitas hidup lebih baik. Sikap yang selalu up to date membuat orang-orang yang dinamis ini tidak pernah ketinggalan informasi melalui media digital. Oleh karena itu, Simply hanya dijual secara online di www.simplybed.com dan dikemas dalam box supaya praktis dan mudah dibawa masuk ke dalam rumah.

  Oia, kasur Simply yang sudah dibuka dan mengembang tidak bisa dipadatkan kembali ke dalam box. Diperlukan waktu hingga 8 jam untuk membiarkan kasur mengembang sempurna setelah dibuka. Kasur Simply ukuran Single (100 dan 120) mempunyai berat sekitar 17 kg dan 22 kg ketika dikemas dalam box. Sedangkan untuk ukuran dobel (160 dan 180) beratnya 25 kg dan 35 kg ketika masih di dalam box. Berat segitu mah masih enteng buat digotong pindah kamar. Bayangin kalau harus gotong spring bed, alamaakk...

Inovasi PT DAP membuat kasur ekspress ini adalah berdasarkan pertimbangan berikut:
  • Mengirim kasur yang sudah dikemas dalam box lebih hemat biaya dibandingkan mengirim kasur berukuran sebenarnya dengan mobil pengangkut barang. Konsumen bisa menghemat biaya pengiriman tanpa perlu membayar tambahan uang untuk menyewa mobil pengangkut barang.
  • Mengurangi jumlah pengiriman kasur (karena sudah dipak dalam box) dengan alat transportasi sekaligus dapat melestarikan lingkungan karena mengurangi penggunaan emisi bahan bakar. 
  • Kasur mudah masuk ke dalam rumah karena dikemas dalam bentuk box. Setelah dibuka, kasur bisa dengan mudah dipindahkan ke ruangan lain.


  Lho lho... tunggu dulu. Kok seperti bisa baca pikiran saya, ya? Kegelisahan saya sebagai konsumen yang ogah beli kasur jauh-jauh, ogah stress kena biaya tambahan untuk bisa bawa pulang kasur, dan ogah gotong kasur di rumah terjawab sudah. This is it! Simply is the right mattres for me! Yuk, ah. Coba boleh langsung saya bawa pulang ya...



Mengapa memilih kasur Simpy?

  • Perfect matress for everyone. Simply kasur yang sempurna untuk siapa saja. Kasur dapat menopang tubuh secara ideal sehingga tidur nyaman dalam berbagai posisi. Kualitas tidur jadi lebih baik dan kesehatan terjaga.
  • High quality of fabric & foam materials. Terbuat dari busa density tinggi dan kain yan stretchable knitted. Kasur tahan lama dengan garansi 8 tahun. 
  • Offering 4 size. Tersedia dalam 4 ukuran. Yaitu  single (100/120 x 200 x 20) dan double (160/180 x 200 x 20). 
  • Convenience & compact in a box. Dikemas praktis dalam box yang mudah dibawa dengan roda di bagian bawahnyaDimensi box kasur single 36 x 36 x 110, dan kasur double 46 x 46 x 110. 
  • Online sales mattress. Dijual secara online di website www.simplybed.com untuk memudahkan konsumen mengakses di mana saja.
  • Unboxing magic moment. Momen ajaib saat kasur dikeluarkan dari box.




Keunggulan Simply Dibandingkan dengan Kasur Lain

  • Instant Comfort. Kasur dengan bahan berkualitas tinggi untuk kenyamanan konsumen.
  • Softness. Kasur yang lentur dan kain pelapisnya yang lembut.
  • Interchangeable Cover. Pelapis kasur dapat dibuka dan dibersihkan. Untuk mempertahankan kualitas, cuci pelapis dengan cara di dry clean.
  • Easy to move. Dikemas dalam box yang praktis untuk memudahkan pengiriman. Kasur Simply yang sudah dibuka dapat dibawa dengan mudah jika ingin dipindahkan.
  • 8 Years Warranty. Kasur dengan garansi 8 tahun untuk busa atau foam. Misalnya busa terpisah atau retak, dan resleting pelapis rusak. Garansi berlaku selama kasur tidak terkena noda makanan, bekas terbakar, atau kesalahan lain yang disebabkan oleh konsumen.

Permukaan kasur Simply yang lembut


Magic Moment Simpy Bed


Simply The Express Bed ini praktis banget! Kasur dikemas dalam box karton ukuran kecil dengan roda agar semakin mudah dibawa. Begitu dibuka... ajaib! Kasur langsung mengembang ke ukuran sebenarnya!


Magic moment Simply The Express Bed
  Seru banget menyaksikan magic moment Simply Bed ini. Terutama saat melihat kasur menggembung dengan sendirinya. Setelah mengembang sempurna, tampilan kasur Simply yang cantik dan elegan ini bikin gemes pengen langsung dicoba, hehe. Sampai di rumah, saya langsung minta ijin suami untuk membeli kasur Simply. Caranya gampang banget! 

4 Langkah Mudah Membeli Simply Bed


1. Sign in
Buka website www.simplybed.com. Situs ini mobile friendly, bisa diakses di smartphone dengan mudah dan cepat. Saya memesan lewat smartphone karena lebih praktis, tidak perlu repot membuka laptop. Bahkan saya melakukannya saat sedang berjalan-jalan bersama keluarga di pusat perbelanjaan. Jadi menghemat waktu, bukan?

Setelah website dibuka, saya bersorak gembira. Wah, lagi ada promo diskon 20% dengan memasukkan kode 'SIMPLYWONDERFUL'. Asyik!
Promo diskon 20%
Pilih kasur yang akan dibeli. Saya memilih ukuran single 100 cm. Masukkan kode promo. Harga kasur yang semula Rp.2.200.000 langsung berubah jadi Rp. 1.760.000. Aih, lumayan banget diskonnya!
Sebelum dan sesudah memasukkan kode promo

Untuk melanjutkan pesanan, klik 'Create new account' dengan mendaftar sebagai member baru. Lalu klik 'save'.
Mengisi formulir pendaftaran member baru
 2. Billing
Cek kembali data pribadi dan alamat. Jika sudah benar, klik 'Continue'. 

 3. Shipping
Pilih 'shipping method'. Hanya ada pilihan JNE. Klik 'JNE' lalu 'Continue'. Untuk area Jabodetabek dibebaskan biaya ongkos kirim alias gratis ongkir! Yeay, berhemat lagi!
Melengkapi form billing dan shipping
Konfirmasi alamat email dan nomor telepon. Lalu pilih metode pembayaran (credit card atau ATM/bank transfer). Saya pilih metode pembayaran via ATM Bank Mandiri.
Memilih metode pembayaran
 Klik 'See Account Number'. Ikuti petunjuk yang tertera untuk transaksi di mesin ATM.

Petunjuk untuk transaksi di ATM

Pada metode pembayaran via transfer ATM: pilih 'Others' di mesin ATM, klik 'Multi Payment', masukkan kode perusahaan (yaitu 70012), klik 'Correct'. Selanjutnya masukkan kode pembayaran (payment code). Selesai. Kembali lagi ke website Simply untuk mengklik 'Complete Payment at ATM'.

Transaksi hampir selesai
4. Finish
Transaksi sudah selesai. Tinggal menuggu Simlpy Bed diantar ke rumah.

Momen Ajaib Simply Bed di Rumah Kami

Senangnya! Tidak perlu lama menunggu, dua hari kemudian Simply Bed diantar ke rumah kami. Nggak sabar nunggu Bapa pulang kerja nanti malam supaya semua anggota keluarga berkumpul untuk menyaksikan momen ajaib Simply Bed. 

Kk Rasyad dan box Simply Bed yang baru tiba
  Akhirnya, Bapa sampai juga di rumah. Setelah makan malam bersama, kami membuka Simply Bed di ruang tamu merangkap ruang keluarga. Wah, anak-anak saya sangat bersemangat. Ketika dibuka, di dalam box Simply terlampir petunjuk unboxing dan cutter Simply. Pemotong khusus ini aman digunakan. Namun tetap hati-hati agar tidak dimainkan oleh anak-anak, ya!


Cutter Simply
   Tidak ingin melewatkan sebuah kenangan, momen ajaib yang mengesankan ini saya abadikan dalam video berikut:



  Usai dibuka, kasur Simply segera dipindahkan ke kamar Aa Dilshad. Cara menggotongnya juga mudah. Horee! Aa punya kasur baru! Ehm, kayaknya saya juga kepengen ganti kasur lama dengan Simply Bed. Sekalian juga ganti kasur baru buat Kk Rasyad dan Dd Irsyad. Mudah-mudahan rejekinya segera menyusul, aamiin.



   Kesimpulan saya setelah memakai kasur Simply yaitu kasur ini sangat nyaman! Saya numpang tidur siang di kamar Aa dan tertidur dengan pulas. Dd Irsyad juga ikut ketiduran ketika ngambek dan rebahan di kasur ini, hehe. Busa kasur yang tidak lepek benari-benar menopang tubuh dengan baik. Mau pose tidur telentang, miring kiri atau miring kanan hayuk aja nggak masalah. Saat bangun, badan jadi lebih segar berkat tidur yang nyaman dan berkualitas.

  Oia, saya juga langsung mengisi formulir garansi di website Simply. Caranya klik www.simplybed.com/warranty, isi kode order dan barcode yang tersemat di kasur bagian atas. Setelah itu, beres deh. Kasur Simply milik saya kini bergaransi selama 8 tahun. Alhamdulillah, tenang rasanya.


Barcode yang tersemat di kasur Simply
  Gimana? Sudah lihat sendiri gimana serunya magic moment Simply Bed di rumah saya? Ingin menghadirkan kenyamanan tidur yang berkualias dan magic moment yang tidak terlupakan untuk keluarga tercinta? Mau punya juga Simply The First Express Bed? Ada promo diskon 17% dan 0% cicilan untuk pembelian di bulan Agustus 2017, lho. Yuk, mari...

Simply, the perfect mattress for everyone.

Info lengkap bisa dilihat di www.simplybed.com
Facebook Fanpage: Simplybed.Indonesia
Instagram: @simplybed_id
Twitter: @simplybed_id
Youtube: Simply Bed Indonesia
Diskon Simply di bulan Agustus 2017

>>>> Read More >>>>

Sabtu, 29 Juli 2017

Riweuh Maksimal Jelang Tahun Ajaran Baru 2017/2018




Selamat tahun ajaran baru 2017/2018!

  Tahun ini, Aa Dilshad lulus SMP dan memutuskan untuk melanjutkan ke SMA Negeri. Artinya, Aa pulang ke rumah dan kembali tinggal di rumah. Alhamdulillah. Akhirnya kami kembali bersama setelah tiga tahun lamanya Aa mondok di pesantren. 

  Bersamaan dengan Aa Dilshad masuk SMA, Dd Irsyad lulus TK dan masuk SD. Pilihan sekolah untuk Dd Irsyad adalah sekolah yang sama dengan Kk Rasyad. Biar samaan. Nanti emaknya nggak perlu riweuh membelah diri lagi jika ada acara dan sekolah mereka berbeda. Lagipula, demi keadilan juga dong. Masa sekolah anak dibeda-bedain? Dd Irsyad harus belajar di sekolah yang sama bagusnya dengan sekolah kakak-kakaknya terdahulu. 

Tidak Pergi Liburan Demi Menghemat Biaya


Punya dua anak yang harus mendaftar ke sekolah baru tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit. Saya dan Bapa sudah mempersiapkannya dengan memiliki tabungan khusus untuk sekolah anak-anak. Omong-omong soal dana, tahun ini Hari Raya Idul Fitri berdekatan dengan liburan anak sekolah dan masuk sekolah tahun ajaran baru. Kondisi ini bisa membuat dompet jebol jika pengeluaran tidak diperitungkan dengan seksama. 

  Demi menghemat biaya, maka liburan kali ini kami tidak pergi traveling seperti biasa dan cukup pergi piknik jarak dekat saja. Itu juga dengan memanfaatkan voucher diskon hadiah juara 3 di kelas Kk Rasyad ke Jungle Land. Lumayan, hadiah juara ini akhirnya bisa dinikmati sekeluarga.



  Urusan pendaftaran sekolah SD sudah selesai sejak bulan Desember. Bolak-balik ke sekolah untuk tes masuk, pembayaran setelah pengumuman diterima, mengambil seragam dan buku selama tiga bulan terakhir. Jelang bulan puasa, semua urusan sudah beres dan tinggal menunggu masuk sekolah saja.

PPDB Online SMA Bikin Jantungan


Tinggal urusan sekolah Aa Dilshad, nih. Tertunda libur puasa dan Lebaran, pendaftaran PPDB Online SMA baru dibuka hari Senin tanggal 3 Juli 2017. Atas saran guru di SMP yang membantu pendaftaran secara kolektif, Aa baru didaftarkan pada hari Kamis tanggal 13 Juli. Karena sudah berpengalaman, strategi tersebut bertujuan untuk melihat passing grade sekolah yang dituju. Jika sudah banyak pendaftar dan passing grade terlihat (walaupun masih sementara), bisa diperkirakan apakah calon pendaftaran bisa diterima atau tidak di sekolah tersebut. Jika ragu, calon pendaftar bisa mengganti dengan sekolah lainnya. Biar yakin keterima dan nggak 'mubazir' capek-capek daftar tapi tidak diterima.

  Kenyataannya, Aa Dilshad baru didaftarkan pada hari Jumat karena padatnya calon siswa yang mendaftar dan guru pendamping kewalahan mengantri. Saya dan Bapa yang memantau proses pendaftaraan via Whatsapp Grup ini tidak keberatan dan memahami kondisi tersebut. Meski tentu saja, kami deg-degan setengah mati! Sampai saya kena sakit kepala karena tegang. Takut Aa nggak terdaftar!

  Selanjutnya... tinggal fase deg-degan memantau hasil PPDB Online. Tahun ini, ada aturan baru terkait dengan domisili calon siswa baru. Jarak antara rumah dan sekolah dihitung dengan poin. Poin tersebut menjadi nilai tambah untuk posisi penerimaan. Hitungannya, NEM calon siswa + poin domisili = poin nilai. Aa mendapatkan poin 5 + NEM 351 = 356 poin. 

  Selama memantau PPDB Online, posisi Aa termasuk di urutan bawah. Duh, gimana nggak jantungan! SMAN 5 yang menjadi pilihan pertama hanya menerima 193 kursi di jalur akademik. Banyak berdoa semoga Aa lolos dan nggak banyak calon murid yang lebih pintar masuk ke SMA pilihan Aa ini (terutama yang punya pilihan kedua dan tidak diterima di pilihan pertama di SMAN 1 dan SMAN 3).

  Pilihan kedua adalah SMAN 2 Kabupaten Bogor atas saran guru pendamping. Kata beliau, karena Aa berdomisili di kabupaten, maka salah satu pilihan harus sekolah kabupaten. Saat mendaftar ulang, terjadi kesalahan entri data oleh panitia. Pilihan kedua Aa terketik SMAN 2 Kotamadya. Segera, panitia menelepon Bapa untuk meminta maaf karena data tidak bisa diubah. Bukannya marah, Bapa malah senang! Memang dari awal kepengen pilihan keduanya ke SMAN 2 Kotamadya. Alhamdulillah, rejeki ya A. Sang ibu panitia pun lega, tidak jadi dimarahi orang tua siswa karena kelalaiannya memang diharapkan, hehehe.

Ditinggal Bapa ke Luar Kota dan Pengumuman PPDB yang Diundur


Bapa harus berangkat ke Malang untuk urusan kantor. Sebelumnya, urusan cek sekolah dan daftar ulang pilihan kedua Aa Dilshad selalu ditemani oleh Bapa. Karena Bapa pergi, saya yang harus datang ke sekolah SMP Aa saat pengumuman hasil PPBD nanti.
Ketika website tidak bisa diakses

  Pengumuman PPDB yang seharusnya pada hari Senin tanggal 10 Juli ternyata diundur! Webstite PPDB juga tidak bisa diakses. Padahal saya sudah datang jauh-jauh dari rumah ke sekolah SMP Aa untuk mengambil hasil sesuai instruksi guru pendamping. Karena tidak ada apa-apa dan situs PPDB tidak ada perkembangan. Saya pulang dengan kecewa. 

  Sore hari, situs PPDB melampirkan surat pernyataan bahwa pengumuman diundur sampai pukul 23.00 WIB. Saya yang sudah kelelahan memutuskan untuk tidur sejenak dan bangun pada waktu tersebut untuk melihat hasilnya. 

  Alhamdulillah, dari 489 calon siswa yang mendaftar ke SMAN 5 Bogor, Aa mendapat urutan ke 157 dari 193 siswa yang diterima. Bukan main senangnya hati saya dan Bapa. Terutama Bapa yang memang merupakan alumni di sekolah tersebut. Aih, selamat ya Aa Dilshad!




Gantian Sakit Saat Liburan


Saat liburan kemarin, kami bergantian sakit. Usai Lebaran saya kena batuk pilek cukup parah. Bisa jadi karena kelelahan. Lalu menular kepada Kk Rasyad dan Dd Irsyad. Kemudian Bapa juga sempat terkena nyeri otot. Untunglah setelah beristirahat, kami semua kembali pulih seperti sebelumnya.

  Asyik bermain, Dd Irsyad terjatuh dan telapak tangannya terkilir sampai bengkak. Setelah dua kali dipijat dan dibalur ramuan obat, akhirnya tangan Dd bisa sembuh dan tidak 'engklek' lagi. Ini juga sempet bikin was-was takut tangannya patah atau ada apa-apa. 

  Sempat terkena wabah penyakit gondongan yang sedang tren di lingkungan komplek. Berawal dari Kk Rasyad yang mengeluh lehernya sakit. Saya sudah curiga Kk terkena gondongan karena saya pernah mengalaminya waktu masih SD. Benar saja, setelah dibawa ke rumah sakit, dokter menyatakan Kk Rasyad memang kena sakit gondong dan harus diisolasi. Nah, ini yang susah...

"Sakit gondongan itu menular, usahakan anaknya mau pakai masker di rumah ya, Bu. Jangan lupa pisahkan piring dan gelas makannya. Kalau perlu tidurnya juga harus dipisah. Tapi ingat, jangan pakai blao ya, Bu." saran dokter ketika kami hendak pulang ke rumah.

  Yah namanya anak-anak. Apalagi musim liburan begini mereka selalu berkumpul bersama. Main bareng di rumah. Meski sudah mengenakan masker, ternyata ada juga yang ketularan penyakit gondong. Siapa dia? Aa Dilshad!
Ketika boyz sakit

Sakit pada Minggu Pertama Masuk Sekolah

Semua murid bersuka cita masuk sekolah pada hari Senin tanggal 17 Juli 2017. Kecuali Aa Dilshad harus diam di rumah untuk beristirahat. Duh, sayang banget Aa tidak bisa mengikuti masa orientasi di sekolah barunya. Nggak apa-apa ya, A. Yang penting Aa sembuh dulu. 


A post shared by Emak Riweuh (@innariana) on

  Meninggalkan Aa di rumah, saya tidak mau melewatkan momen hari pertama si bungsu Dd Irsyad masuk SD. Kedua kakaknya selalu saya buntuti saat baru pertama masuk SD. Emak kepo banget yak, haha. 

  Minggu pertama masuk sekolah, aktivitas saya belum efektif karena ada pasien di rumah. Saya merawat Aa Dilshad supaya cepat sembuh. Bahkan mengantarnya kontrol ke dokter ketika obatnya habis. Pada hari Rabu, Aa nekad masuk sekolah karena ada psikotes untuk penjurusan. Untung Aa kuat, ya. Tidak ketinggalan pakai masker agar tidak menulari teman-teman di sekolahnya. Maunya sih istirahat terus di rumah. Tapi saya tidak yakin ada piskotes susulan, jadi Aa harus datang ke sekolah meski belum sembuh benar.

Memulai Aktivitas Baru


Akhirnya... aktivitas baru dimulai pada minggu ini, hari Senin tanggak 24 Juli 2017. Aa mulai masuk sekolah sebagai anak SMA. Lokasi sekolah yang lumayan jauh membuatnya harus bangun pagi sebelum adzan subuh berkumandang. Itu berarti saya harus bagun lebih pagi untuk menyiapkan bekal makan siang Aa.

Bekal? Iya, sekarang saya punya aktivitas baru: riweuh bikin bekal sekolah, haha! Doakan semoga saya makin giat berlatih memasak bekal agar 3 boyz makin semangat memakannya di sekolah ya!


Bekal Kk Rasyad dan Dd Irsyad

   Alhamdulillah, my 3 boyz akhirnya lengkap berkumpul kembali. Sebelum Kk Rasyad pergi dari rumah untuk menimba ilmu di pesantren, momen kebersamaan kami yang komplit ini tidak boleh saya sia-siakan. Masih ada waktu dua tahun lagi. Dua tahun untuk menjalin kedekatan bersama anak-anak yang belum beranjak dewasa. Waktu yang tepat untuk mengisi memori mereka akan kenangan indah bersama orang tua dan keluarga tercinta. 

Jadi, jika saya tiba-tiba menghilang sementara di jagat blogsphere.... harap maklum yaa ^_^
>>>> Read More >>>>

Selasa, 04 Juli 2017

Selain Lap Kanebo Mobil, Benda-Benda Ini Juga Wajib Ada di Mobil Kita



Halo semua! Alhamdulillah, Hari Raya Idul Fitri sudah kita rayakan bersama dengan penuh suka cita. Momen ini menjadi ajang kedekatan bersama keluarga besar, terutama bagi yang tinggal jauh dengan sanak saudara. Tentu saja, ajang mudik ke kampung halaman menjadi agenda rutin untuk mempererat silaturahim ini. 

  Mudik mengunakan kendaran umum maupun kendaraan pribadi bisa jadi pilihan. Bagi yang punya tujuan jarak jauh tentu saja naik pesawat terbang jadi prioritas. Namun ada juga yang lebih senang menggunakan kendaraan pribadi setiap kali mudik. Sebaiknya, gunakan mobil pribadi daripada sepeda motor demi keamanan dan kenyamanan pengemudi dan penumpangnya. Namun jika memang harus mudik menggunakan sepeda motor, jangan lupa untuk lebih berhati-hati ya!

  Memiliki mobil pribadi bukan hanya berurusan dengan kemampuan berkendara yang baik. Banyak hal yang wajib kita perhatikan bila sudah memiliki mobil pribadi. Salah satu yang paling penting adalah perlengkapan wajib yang selalu tersedia di mobil adalah lap kenebo mobil.
Lap kanebo mobil (mataharimall.com)


   Lap kanebo mobil wajib ada, karena jenis lap ini bermanfaat untuk membersihkan air atau cairan lainnya pada mobil. Namun selain lap kanebo, beberapa benda ini juga tak kalah penting dan harus ada di mobil kesayangan kita:


1. Peralatan untuk Mengganti Ban 

Peralatan ganti ban (mobilkamu.com)

Peralatan untuk mengganti ban adalah dongkrak, kunci pass, dan ban cadangan yang kualitasnya baik. Pastikan pula bahwa kita menguasai cara mengganti ban mobil dengan benar. Ketika berada dalam kondisi terdesak dan jauh dari bengkel, maka kita bisa mengatasinya dengan cara mengganti ban mobil sendiri di tepi jalan.

2. Pisau Lipat Serbaguna
Pisau lipat serbaguna (mataharimall.com)

Tak banyak orang yang menyimpan pisau lipat di mobilnya. Padahal pisau lipat penting untuk mendukung berbagai aktivitas saat berkendara. Biasanya pisau lipat terdiri dari gunting, pisau kecil, gunting kuku, pembuka botol, obeng kecil, dan beberapa jenis alat sederhana lainnya.

3. Kotak P3K
Kotak P#K (mataharimall.com)

Jangan pernah mengabaikan kotak P3K saat mengendarai mobil. Sebab kita tidak pernah tahu peristiwa yang akan kita alami. Luka kecil bisa segera ditanggulangi dengan memanfaatkan isi kotak P3K. Satu set kotak P3K biasanya berisi perban, obat merah, plester, gunting kecil, dan jenis obat-obatan umum lainnya.

4. Kabel Jumper
Kabel jumper (mataharimall.com)

Kabel jumper sangat bermanfaat bila mobil mengalami mogok akibat kerusakan aki. Kabel jumper tersebut bisa digunakan untuk mengalirkan listrik dari aki mobil lain ke aki mobil kita. Simpanlah kabel jumper dengan cermat di mobil agar tak mudah rusak karena terinjak atau terjepit jok mobil.

5. Senter Kecil
Senter (mataharimall.com)

Kita tak butuh senter berukuran besar untuk melengkapi isi mobil. Senter kecil berteknologi LED sudah lebih dari cukup. Saat kita mengalami gangguan perjalanan di malam hari, senter kecil tersebut tentu sangat berguna bagi kita.

  Jika mobil kita sudah dilengkapi dengan kelima benda tersebut, pasti perjalanan jadi semakin aman dan nyaman. Kita tak perlu mengkhawatirkan insiden yang terjadi saat berkendara. Karena kita sudah menyiapkan langkah antisipasi yang tepat.

  Selamat menikmati perjalanan yang menyenangkan ^_^
>>>> Read More >>>>

Kamis, 29 Juni 2017

Akhirnya... ke Jungle Land!


Halo semua! Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Mohon maaf lahir batin dari kami sekeluarga. Momen Idul Fitri jadi ajang kebersaamaan bareng keluarga. Tidak heran, tempat wisata pasti penuh pada libur Lebaran. Seperti biasa, kami baru bisa pergi bareng pas liburan. Kali ini sengaja pergi ke tempat wisata yang paling dekat dari rumah yaitu ke JungleLand.

  JungleLand berada di kawasan Sentul Nirwana, Sentul City Bogor, di kaki Gunung Pancar. Meski dekat rumah, kami sekeluarga belum tergerak hatinya untuk mengunjungi tempat ini karena Dd Irsyad masih kecil. Takut rugi sudah bayar penuh tapi Dd tidak bisa menaiki wahana permainan yang ada. Plus lagi, dengar kabar saat pertama dibuka, kondisi JungleLand masih panas karena belum banyak pepohonan. Jadi, kami menunggu Dd Irsyad agak besar sedikit dan sekaligus menanti pepohonan di JungleLand tumbuh rimbun, hehe. 

   Tempat wisata yang masih satu grup dengan Jungle Land, yaitu The Jungle Water Park dan Jungle Fest sudah pernah kami kunjungi. Bahkan saya sudah tiga kali menemani boyz berenang di The Jungle Waterpark. Karena saat itu belum ngeblog, jadi saya tidak sempat menulisnya di blog. Cerita tentang Jungle Fest bisa dibaca di sini.

  Nasib mempertemukan kami dan JungleLand berkat voucher diskon dari sekolah Kk Rasyad. Dua voucher tersebut menjadi hadiah  untuk Kk Rasyad berkat prestasinya meraih juara 3 di kelasnya. Alhamdulillah. Berkat Kk, kami sekeluarga bisa menikmati hadiahnya. Harga Tiket JungleLand adalah sbb:
  • Weekday (Senin-Jumat) pukul 10:00 - 17:00 | Rp 165 ribu/orang
  • Weekend (Sabtu-Minggu) pukul 09:00 - 18:00 | Rp 220 ribu/orang
  • High Season pukul 09:00 - 18:00 | Rp 250 ribu/orang

   Kami mengunjungi Jungle Land pada hari Selasa tanggal 27 Juni 2017 alias Lebaran hari ketiga. Saat tiba pada pukul 11 siang, antrian loket pembelian sudah mengular. Jika tidak ingin antri, bisa membeli tiket secara online. Dengan penuh kesabaran, saya pun mengantri selama setengah jam lebih. Dua voucher diskon langsung dilepas dengan hanya membayar Rp185.000 per orang. Satu voucher diskon berlaku untuk 4 orang. Karena membeli 5 tiket diskon, jatah 3 orang dalam voucher kedua pun menjadi hangus karena tidak dipergunakan.


 Berfoto sebelum membeli tiket masuk

   Usai mengantri, kami memutuskan untuk shalat dhuhur dan makan siang dulu. Mumpun di depan loket karcis ini banyak yang menjajakan makanan. Di dalam area pasti ada juga penjual makanan, tapi kami ingin makan dulu dengan tenang sebelum mulai masuk ke JungleLand dan bermain.

  Kenyang makan dan beres shalat, waktunya main di JungleLand! Area permainan dengan luas sekitar 35 hektar ini bikin bingung... mau mulai main dari mana dulu ya? Apalagi punya tiga anak laki-laki, yang satu pengen ke situ dan yang lainnya mau main ke sana. Biar adil, kami putuskan untuk menaiki wahana yang bisa dilakukan secara bersama-sama, berlima sekaligus. Pilihan pertama adalah naik wahana Ferish Wheel atau kincir raksasa.

Main apa dulu ya?
Naik Ferish Wheel
  Wah, saya kok merasa agak horor saat berada di puncak ketinggian. Hati-hati saat membawa anak-anak di wahana ini, ya. Jaga jangan sampai pecicilan banget. 3 boyz saya larang berdiri sesuai peraturan yang tertera, biar aman. Pemandangan dari atas sangat menakjubkan, lho! Kita bisa melihat kawasan JungleLand dari atas. Indahnya...

Pemandangan dari atas
  Selanjutnya adalah acara ngangon bocah alias menemani 3 boyz bermain. Satu per satu wahana dicoba. Tentu saja, yang sesuai dengan usia dan tinggi badan mereka. Beruntung bagi Kk Rasyad, tubuhnya yang mungil namun agak tinggi memungkinkan untuk bisa bermain di dua macam wahana: wahana anak kecil dan wahana remaja. Jadi, kadang Kk Rasyad naik wahana bareng Aa Dilshad, kadang dia naik bareng Dd Irsyad. 

Wahana Wve Swinger untuk remaja
Aa Dilshad dan Kk Rasyad naik Wave Swinger
   Lihat boyz diayun-ayun begitu, pasti seru banget ya! Ternyata ada ayunan versi anak kecil di bagian lain. Langsung saja Kk Rasyad menaikinya bareng Dd Irsyad. Saking asyiknya, naik wahana ini sampai dua kali lho! Mumpung antriannya pas lagi sepi.

Naik ayunan versi mini
  Ngomong-ngomong antrian, ini perjuangan banget lho! Antrian panjang terlihat hampir di setiap wahana. Maklum, pengunjung JungleLand sedang ramai-ramainya. Dengan antrian yang mengular, rata-rata kami menghabiskan waktu selama 30 menit untuk bisa menaiki wahana yang durasinya tidak sampai 5 menit. Aih...

  Wahana favorit terlihat dengan antriannya yang sangat panjang. Wahana untuk anak kecil juga mengantri, namun tidak sepanjang wahana remaja. Sekali bermain, 10 sampai belasan anak bisa masuk, jadi antrian berjalan lancar. Berikut permainan yang dinaiki oleh Dd Irsyad. Beberapa kali Dd ditemani oleh Kk.

Naik wahana Jump Around
Naik wahana Mini Ferish Wheel Chil Kincir 

  Demi menghemat waktu karena harus mengantri, kami pun berpencar. Saya dan Bapa berbagi tugas. Kadang saya menemani Aa dan Kk mengantri di sebuah wahana, sedangkan  Bapa mendampingi Dd bermain. Kami sengaja mencari wahana yang berdekatan. Biar gampang dan tidak terpencar.

  Namun, kami sempat terpencar agak jauh saat saya menemani Aa main wahana Sarang Burung Berang yang antriannya luarrr biasa panjang. Sedangkan Bapa membawa Kk dan Dd bermain boom boom car. Kami janjian untuk bertemu lagi di depan wahana Sarang Burung Berang. Ternyata waktunya pas. Pas Aa selesai, pas juga mereka datang.

Wahana Sarang Burung Berang

Main boom boom car
   Menunggu lama satu anak yang sedang naik wahana juga kerap kami lakukan. Agar anak yang lain tidak bosan, kami mengajaknya bermain di wahana lain di sekitarnya yang minim antrian. Sayang, wahana minim antrian lumayan jarang. Jadi, yah kadang anak-anak yang sedang menunggu jadi lumayan bete kalau tidak diajak mengantri di wahana lain.

  Seperti saat menunggui Aa mengantri untuk naik wahana Air Race Zee Force. Kk dan Dd yang bosan diajak main Dart Blaster, yaitu menembak gelas plastik dengan pistol mainan. Dengan membayar 20 ribu, tiap anak diberi lima peluru dengan lima kali kesempatan menembak. Jika semua gelas berhasil jatuh, boneka merchandise bisa dibawa pulang. Sayang, mainan ini sulit dimenangkan dan mereka pun kalah. Anda belum beruntung, hehehe.

Main Dart Blaster
  Ketika masih menunggu Aa. rombongan pawai dengan aneka kostum meriah pun lewat. Sebenarnya, pengunjung boleh berfoto bareng dengan peserta pawai. Tapi saya terlampau capek. Jadi numpang foto dari kejauhan saja, ya.

Latar belakang pawai festival

   Akhirnya... Aa bisa naik wahana juga setelah setengah jam lebih mengantri. Wahana berbentuk pesawat ini memang idola banget karena adrenalin tertantang dengan dibolak-balik bak pesawat tempur. Seru!

Kasihan Aa, capek antri
Aa lagi diputar-putar
  Tidak terasa, hari sudah semakin sore. Usai istirahat shalat ashar, kami melanjutkan permainan. Kondisi fisik sudah mulai lelah karena kelamaan mengantri. Mau main apa lagi? Semuanya punya antrian panjang! Sebagai pamungkas, kami mencari wahana yang sepi antriannya. Sambil penasaran, kayaknya dari tadi saya baru naik satu wahana. Enaknya naik apa ya buat saya yang rada penakut ini? Huh payah, sudah jadi emak-emak malah penakut. Padahal dulu saya termasuk yang berani menaiki aneka wahana. Ehm, faktor U kali yaa...

   Kami putuskan untuk naik ke wahana Mini Drop. Walaupun mini, ternyata lumayan serem juga buat saya, haha. Ada versi dewasa untuk permainan ini, yaitu Sarang Burung Berang. Wah, itu mah horor banget, saya nggak bakalan berani, hehe. 

Siap2 naik Mini Drop

Wow, seru juga ternyata!
  Selagi menunggu saya, Aa, dan Kk naik wahana Mini Drop... Bapa mengawasi Dd bermain basket di belakangnya. Turun dari wahana, Aa dan Kk pun menyusul main basket sebentar. Selanjutnya, foto-foto dulu sebelum pulang ke rumah. Sayang, kami tidak bisa lebih lama lagi main di Jungle Land karena harus tiba di rumah saat maghrib. Biar Bapa bisa buka puasa di rumah.

Kk dan Dd nangkring di atas patung
Awas, ada dinosaurus T-Rex!
  Akhirnya, bisa juga ke Jungle Land! Next time, kalau mau main ke Jungle Land sebaiknya tidak pada saat musim ramai seperti ini. Akhir pekan biasa atau hari kerja sekalian kalau mau sepi. Sebenarnya, banyak wahana menarik yang ingin kami coba. Apa daya... hayati lelah... eh, badan nggak sanggup mengikuti antrian yang panjang itu.

  Saya perhatikan, tidak semua wahana buka pada hari itu. Wahana Fire Pot, Snake Coaster yang kelihatannya seru ternyata tutup. Wahana lainnya seperti North Pole, Happy Train, Water Plume, Harvest Time Coaster, dan Haunted Hause sengaja tidak kami naiki karena malas mengantri. Ada juga yang memang sengaja kami hindari yaitu Boat Blaster, main tembak-tembakan air di atas perahu. Yang ini beneran bisa bikin baju basah.
Kiri: Wahana Boat Blaster. Kanan: wahana lain yang tidak dimainkan.

  Oia. saat di Jungle Land, saya sempat mempostingnya di Twitter lalu menunjukkan ke petugas saat pulang di pintu keluar. Saya dapat hadiah, lho! Mau tahu hadiahnya apa? Voucher diskon Jungle Land untuk 4 orang (voucher yang sama seperti yang saya pakai hari ini).

Hadiah foto selfie di Jungle Land

Alhamdulillah, terima kasih Jungle Land! Semoga lain kali kita bertemu lagi ya!

Akses menuju JungleLand 

Dengan kendaraan Pribadi:
  • Dari arah Jakarta dapat melalui Tol Jagorawi dan keluar melalui pintu tol Sentul City. Lalu belok kiri lurus terus mengikuti petunjuk arah. Atau lewat jalur alternatif keluar pintu tol Sirkuit Sentul, belok kanan mengikuti jalan Babakan Madang, ikuti lurus sehingga sampai di kawasan Sentul Nirwana.
  • Dari arah Jakarta, bisa melalui jalan alternatif Citereup. Lurus ke arah Sentul City hingga melewati Pasar Babakan Madang, lalu memasuki kawasan Sentul Nirwana.
  • Dari arah Ciawi bisa melalui Tol Jagorawi dan keluar melalui pintu tol Sentul City. Selanjutnya belok kiri lurus terus mengikuti petunjuk arah.
​Dengan sepeda motor:
  • Dari arah Jakarta melalui Jalan Raya Bogor menuju Sentul, belok ke arah Babakan Madang melalui jalur Hotel Harris menuju Sentul Nirwana atau Bellanova sampai ke arah Jungleland.
  • Dari Bogor bisa lewat arah cimahpar menuju Air Terjun Sentul, setelah pertigaan Sentul City belok kiri dan masuk kawasan Sentul City.
  • Dari Citereup menuju Sirkuit Sentul, dan lurus mengikuti arah Babakan Madang.
Dengan Bus umum: 
  • Dari arah Jakarta adalah menuju Terminal Bogor, lalu naik Trans Pakuan ke arah Bellanova Mall, lanjut dengan taxi, ojek, atau shuttle. 
  • Dengan Bus APTB dari Blok M, Grogol, dan Rawamangun. Saat berangkat dari Blok M akan transit di halte Ratu Plaza, GBK, Plaza Semanggi dan UKI. Bus berhenti di area drop off Jungleland, lanjut naik shuttle.
Dengan angkutan umum Kereta:

Dari arah Jakarta adalah menuju Stasiun Bogor, lalu naik angkot nomor 03 jurusan Bubulak - Baranang Siang, turun di Terminal Damri atau Botani Square, lalu naik Trans Pakuan ke arah Bellanova Mall, lanjut dengan ojek, taxi, atau shuttle.

Dengan angkot (angkutan umum):
  • Dari Cibubur naik angkutan umum (angkot T-05) jurusan Bubulak Laladon – Sentul dan turun di Bellanova, lalu dilanjutkan dengan ojek, taxi, atau shuttle. 
  • Dari BORR naik angkutan umum (angkot T-05) jurusan Bubulak Laladon – Sentul dan turun di Bellanova, dari Bellanova bisa lanjut menggunakan ojek, taxi, atau shuttle. 
  Free shuttle disediakan oleh JungleLand setiap hari dengan rute Mall Bellanova - JungleLand. Ada juga free shuttle dari tempat parkir yang jauh ke depan pintu masuk Jungle Land. Nah, shuttle ini yang kami sekeluarga gunakan saat baru tiba dan ketika akan pulang. Sayang, tidak adanya terminal khusus shuttle ini membuat suasana menjadi ricuh akibat pengunjung yang tidak mau mengantri dengan tertib. Semoga kedepannya pihak Jungle Land bisa mengatasi masalah ini dengan membuat terminal bayangan atau tali antrian yang jelas agar pengunjung bisa diangkut dengan tertib tanpa harus berebut.




JUNGLELAND
Jl. Jungleland Boulevard
Kawasan Sentul Nirwana - Bogor 16810
Telpon: (021) 29 311 313 Fax : (021) 29 311 311
>>>> Read More >>>>