Senin, 23 Mei 2011

Sulungku Dilshad

Aa Dilshad saat jadi narator drama


Tak terasa 8 tahun sudah kau hadir di dunia

Sejak lahir sudah ikut berpetualang bersama

Ikut berpetualang bersama ibu dan bapa, berkelana dari satu kota ke kota lain

Lahir di sebuah rumah sakit dg bangunan dr kayu dan berdiri di atas rawa

Di sebuah kota di Kalimantan yg saat itu belum seramai sekarang

Banjarmasin kota kelahiranmu, juga tempat ari2mu bersemayam

Tapi kau tidak tingal lama disana

Umur 2 bulan ibu terpaksa membawamu ke Bogor, ke rumah nenek dan berpisah dg bapa

Lalu di usia 6 bulan kita pun berkumpul lagi, bersama pindah ke kota Solo

Masa bayi sampai umur 2 tahun, kita bersenang2 di Solo

Berwisata main air ke Tlatar, juga Tawangmangu

Menginap di Yogya, melihat Candi Borobudur , Candi Prambanan

Hanya berdua ibu, kita naik becak ke Goro dan melihat mall pertama di Solo naik bus

Bertiga naik mobil ke Bandung, menginap 2 malam lalu ke tempat2 favorit ibu dan bapa

Lalu kita pindah ke Denpasar

Petualangan di Bali jauh lebih seru, hampir semua tempat wisata kita datangi

Tinggal di rumah antara Sanur dan Kuta, tak sampai setengah jam kamu sudah bisa bermain di pantai

Melintasi laut pergi ke Lombok, juga bermain pasir yg putih di Gili Terawangan

Mulai bersekolah di playgrup saat ibu tengah mengandung adikmu

Pulang sekolah bersama temanmu dan ibunya, kita berdua main ke mall atau ke rumahnya

Pertama kali merayakan ulangtahun di sekolah, sederhana saja, tapi kamu sangat senang

Lalu kita pindah ke Bogor, dan adikmu Rasyad lahir

Tak banyak petualangan di kampung sendiri

Pekerjaan bapa yg sibuk di Jakarta, membuat ibu sering membawamu dan adikmu kemana2 naik angkot

Jadilah kita pergi bertiga saja, ibu menggendong Rasyad yg masih bayi dan menggandengmu

Pergi kontrol ke dokter untuk berobat vlek kalian, main ke mall, dan pergi ke rumah nenek

Lalu kita pun pindah lagi

Tak disangka kita kembali lagi ke Kalimantan

Kemarin di Kalsel, sekarang di Kalteng, tepatnya di Palangkaraya

Kamupun senang dan bersemangat, karena dari Palangkaraya bisa melihat Banjarmasin

Walau waktu tempuh 4 jam via trans Kalimantan, kamu selalu senang bila kita pergi kesana

Sulungku Dilshad, anak kelahiran banjar dan sekarang berlogat banjar, juga suka masakan banjar

Benar2 sudah menjadi anak banjar ya

Kemarin kamu minta merayakan ultah di Pizza Hut di Banjarmasin

Karena di Palangka tidak banyak resto waralaba

Maafkan ibu, sulungku

Sekarang sudah ada adik bungsumu Irsyad yg masih bayi, jadi belum bisa bepergian jauh

Kita rayakan di Palangka saja ya

Sulungku Dilshad, 8 tahun usiamu kini

Ibu hanya merasa bersalah kepadamu

Ibu selalu sibuk mengurusi kedua adikmu

Bahkan menemanimu belajar pun ibu sudah tidak sempat lagi

Bapa yang sekarang membantu mengurusimu

Ibu rindu saat2 kita berpetualang dulu, terutama saat hanya kita jalan berdua

Sulungku Dilshad, di usia 8 tahun ini kamu sudah cukup mengerti

Mengerti kesibukan ibu, dan sudah lebih mandiri sekarang

Mengerti bahwa ibu sedang berusaha membagi waktu untuk ketiga anak2 ibu

Kamu sempat ngambek tidak mau mandi sendiri, dan minta dimandikan ibu

Sayangku, ibu tidak keberatan bila kamu sesekali minta dimandikan atau disuapi lagi

Tapi jangan minta digendong ya, soalnya ibu tidak kuat

Sulungku Dilshad, selamat ulang tahun

Semoga engkau selalu dalam lindungan Allah

I love you, son


(notes di facebook pada 17 Desember 2010 jam 13:11)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=