Rabu, 07 September 2011

Mengajarkan Bayi Turun Sendiri Dari Tempat Tidur

video


   Saat si kecil tengah terlelap, ia tampak begitu tenang. Ketika bangun, biasanya dia akan menangis menunggu kita datang menghampirinya. Namun terkadang, bayi tidak selalu menangis saat terbangun. Bayi yang sudah besar bisa saja ia bangun tanpa bersuara, langsung duduk, lalu asyik bermain sendiri. Bila bayi sudah bisa merangkak, besar kemungkinan ia akan langsung merangkak turun sendiri dari tempat tidur. Nah, ini yang berbahaya. Bayi bisa terjatuh, tebentur lantai, bahkan terluka. Kita tentu tidak ingin terjadi sesuatu pada si kecil bukan? Sedangkan kita tidak bisa selalu mengawasi bayi terus menerus karena sedang sibuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga misalnya. Untuk itulah kita perlu mengajarkan bayi agar bisa turun dari tempat tidurnya sendiri.


   Tempat tidur yang saya maksud pada tulisan ini adalah tempat tidur yang sudah diturunkan (biasanya kasur  atau springbed bagian atasnya saja). Kalau masih menggunakan tempat tidur/springbed yang tinggi, sebaiknya segera diturunkan. Bila bayi tidur pada box bayi atau tempat tidur bayi yang berpagar, tempat tidur ini aman dan kemungkinan terjatuhnya kecil (koreksi bila saya salah, karena saya belum pernah pakai box bayi). Jadi kalau pakai box bayi, saya kurang paham bagaimana harus mengajarkan ia untuk turun sendiri, kayaknya mending digendong aja ya..hehe

   Sebelum mengajarkan bayi untuk turun sendiri, amankan dulu tempat tidurnya. Walaupun posisinya sudah pendek, tetap saja bila bayi terjatuh ia bisa terbentur. Yang dilakukan adalah:

Gambar 1
  1. Membentengi si kecil dengan bantal dan guling (lihat gambar 1). Biasanya untuk membuat bayi merasa hangat (bahkan ada yang menindih sedikit bagian tubuh bayi dgn bantal), juga untuk mencegah bayi 'melarikan diri' ketika bangun. Sebaiknya jangan terlalu banyak bantal-guling yang membentengi. Jangan membentengi dengan bantal tinggi-tinggi (mungkin maksudnya biar bayi ngga bisa lewat sama sekali). Bayi kita adalah bayi yang cerdas! Awalnya memang ia tidak bisa melewati benteng bantal tsb, tapi lama kelamaan ia akan semakin mahir memanjat. Semakin tinggi ia memanjat, bila terjatuh maka semakin tinggi pula jarak jatuhnya! Jadi ingat, singkirkan benteng bantal tingginya yaa...
  2. Gambar 2
  3. Membuat area empuk di sekitar tempat tidur. Taruh bantal dan selimut tepat di sekeliling tempat tidur. Gunanya adalah bila bayi merangkak turun, maka ia akan mendarat di tempat yang empuk. Sedangkan guling sebaiknya tidak dijadikan alas karena guling bisa bergerak saat bayi ada di atasnya dan memungkinkan untuk jatuh terguling (yaa namanya juga guling, pasti bisa berguling yaa...). Guling dan boneka bisa ditaruh di samping tembok, lemari atau mebel lain yang berada di samping tempat tidur. Gunanya adalah bila bayi turun dalam kecepatan penuh (lagi ngebut maksudnya), ia keumudian menginjak bantal, lalu bisa saja 'menyeruduk' menabrak lemari/tembok di depannya. Untuk lebih jelas, bisa dilihat pada gambar 2 di atas.
   Tempat tidur sudah aman? Mari kita mulai mengajari si kecil untuk turun dari tempat tidurnya sendiri. Caranya:
Gambar 3
  1. Biarkan bayi merangkak sampai tepi tempat tidur
  2. Saat sudah berada di pinggir tempat tidur, tahan badan bayi (bisa pegang bahunya). Lihat gambar 3
  3. Arahkan kakinya untuk turun ke bawah terlebih dahulu. Setelah kakinya menyentuh lantai, dorong perlahan tubuh bagian atasnya ke bawah. Nah! Si kecil pasti langsung duduk di lantai dan melanjutkan kembali 'perjalanannya' bukan?
  4. Ulangi langkah-langkah di atas sesering mungkin. Awalnya bayi akan marah saat tubuhnya ditahan seolah ia sedang dilarang untuk turun sendiri. Tetapi lama kelamaan ia akan bisa sendiri kok. Kita yang mengajarinya harus sabar yaa...
   Keterangan video: Irsyad berumur 10 bulan setelah beberapa kali diajarkan turun dari tempat tidur sendiri. Saat itu saya masih sedikit memeganginya dan ia marah. Sekarang tanpa dipegangi ia sudah bisa turun sendiri, bahkan tidak perlu membuat area empuk lagi. Karena terbiasa mundur untuk turun, bila menemukan permukaan lantai yang lebih rendah (mirip undakan tangga), maka Irsyad akan reflek berpose seperti akan turun dari tempat tidur: memutar mundur dengan kaki turun lebih dahulu... :)

    1 komentar:

    1. Tulisan ini dimuat di The Urban Mama. Video tidak saya sertakan seperti yang ada di blog ini.

      http://theurbanmama.com/articles/mengajarkan-bayi-turun-dari-tempat-tidur.html

      BalasHapus

    Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

    Related Posts Plugin” style=