Kamis, 28 Februari 2013

Bapa dan Para Lelaki Kecilnya

Ini adalah kedua kalinya saya ikut kontes. Mudah-mudahan bisa terpilih jadi pemenang lagi. Tahu kontes ini dari  Kumpulan Emak-emak Blogger. Mulanya ingin ikut, tapi ragu karena ingat file foto sudah hilang semua pasca laptop rusak karena terjatuh. 
Pikir-pikir, sayang juga kalau tidak ikut meramaikan kontes yang dibuat oleh Ibu FauzanMama OlivePapanya Cintya-Agas. Saya bertanya dulu pada Mak Dey dan Mak Nchie Hanie, apakah boleh menggunakan foto-foto yang disimpan di album FB. Ternyata jawabannya boleh. Alhamdulillah jadi deh saya ikutan. Saya pilih beberapa foto yang masih tersisa, mencari foto Bapa dan para lelaki kecilnya alias 3 boyz (yaitu Aa Dilshad, Kk Rasyad dan Dd Irsyad). Berikut aksi mereka...

Yaa...museumnya tutup. Foto di depannya aja deh

Foto ketika kami tinggal di Makassar. Kami melihat air terjun di Bantimurung dan mengintip tempat penangkaran kupu-kupu. Sayang museumnya tutup. Diambil sekitar Juni 2011, menggunakan kamera digital Ben Q. Foto telah diedit.


Bapa, takuut !!! Ada orangutan lepas!
Memotret foto yang satu ini yang paling seru! Bukan Aa Dilshad dan Kk Rasyad saja yang ketakutan melihat orangutan lepas. Fotografernya juga deg-degan! Sedetik setelah berfoto, kami pun angsung melarikan diri, haha..
Lho Dd Irsyad kemana? Dd Irsyad masih ada di dalam perut ibu. Foto diambil menggunakan kamera digital Ben Q dan telah diedit. Tanggal pemotretan sekitar Oktober 2010 saat kami tinggal di Palangkaraya dan sedang main ke Pusat Reintroduksi Orangutan di Nyaru Menteng. Cerita lengkapnya ada disini


Dikelilingi tengkorak. Hiii sereemm!
Memotret dalam suasana tegang juga terjadi waktu kami main ke Makam Londa di Toraja. Sebenarnya yang paling tegang dan ketakutan itu Kk Rasyad. Jadi cuma Bapa, Aa Dilshad dan Dd Irsyad yang terekam dalam foto. Soalnya Kk Rasyad sibuk melukin ibunya erat-erat karena ketakutan dan merengek ingin secepatnya keluar dari dalam gua Foto diambil sekitar November 2011 menggunakan kamera digital Ben Q dan telah diedit.
Cerita saat ke Makam Londa bisa dibaca disini


Foto berikut mengundang senyum. Momen ini berulang setiap Dd Irsyad cukur rambut. Dd Irsyad belum bisa duduk sendiri di kursi tukang cukur, jadi Bapa yang jadi kursinya. Saat dicukur juga harus sambil dipeluk Bapa supaya tenang dan tidak goyang-goyang. Dulu, kedua kakaknya juga dapat perlakuan yang sama. Foto diambil menggunakan Nokia Asha 303 pada Desember 2011.

Dd Irsyad cukur rambut, dipeluk Bapa supaya tenang
Terakhir, salam hangat dari kembar empat Pasukan Riweuh. Kok kembar empat? Iya, soalnya semua mirip sama Bapanya, ibunya nggak kebagian, hehe
Foto Bapa dan 3 boyz berenang adalah foto terbaru. Diambil menggunakan kamera digital Ben Q pada tanggal 3 Januari 2013 di kolam renang Aria Tirta Cibinong Bogor. Foto telah diedit.

Bapa dan 3 boyz berenang

Dibuat untuk Ibu FauzanMama OlivePapanya Cintya-Agas

6 komentar:

  1. kereeen seru banget...btw, aku juga ikutan mak...:-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih bu nunung :)
      wah, semoga sukses...sy berkunjung kesana ya :)

      Hapus
  2. yg ada orang utannya tuh, keren .. hehehe
    cowok semua ya ? Ibu paling cantik dong ..

    makasih ya ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih bu dey :)
      hehe...awalnya memang mau kirim yg foto orangutan doang. tapi malah sengaja masukin foto2 yang lain biar seru :D
      iya, alhamdulillah sy jd yg paling cantik, ga ada saingan :p

      Hapus
  3. potonya so sweet banget..
    aku juga ikut ketawa pas lihat poto yang lagi di potong rambuut,
    bapaknya ikut riweuh juga tuh :D

    Makasih ya dah ikutan kontes kami

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe...iya mba nchie hanie, selesai cukur bapanya ikut belepotan potongan rambut juga :D

      wah rupanya foto ini ya yg kepilih ikut kontes, tengkyu ya :)

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=