Senin, 28 Oktober 2013

Pantai Akkarena


Postingan kali ini, saya mau berbagi cerita lama, saat kami masih tinggal di Makassar. Pada hari Minggu tanggal 15 Oktober 2011, diadakan acara kantor yang diadakan di pinggir pantai Akkarena. Saya menemukan foto-fotonya di album Facebook. Rupanya terlewat olah saya dan belum diposting di blog. Foto-foto berikut sengaja tidak saya crop, cuma diterangin sedikit, supaya suasana pantainya lebih banyak terlihat. Seperti apa serunya 3 boyz bermain di pantai? Simak yaa...
  
  Acara ulang tahun kantor Bapa diadakan di pinggir pantai Akkarena. Letak pantai ini tidak jauh dari pantai Losari yang terkenal itu. Mulanya kami bingung mencari pantai ini ada di mana. Setelah mengikuti jalan dan papan petunjuk, kami baru tahu pantai ini berada dalam sebuah kawasan wisata. Masuk ke tempat wisata ini hanya dipungut biaya parkir saja. Di dalam banyak taman bermain dan tempat makan. Tanah yang cukup lapang memungkinkan untuk dipasangi tenda untuk menyelenggakana acara atau event tertentu. 

  Kami sampai di tempat tujuan. Tepatnya dekat tempat parkir dengan panggung, tenda, dan tempat duduk yang sudah disiapkan panitia. Acara sudah di mulai. Saya dan keluarga duduk sambil berkenalan dengan keluarga lain yang hadir. Sayang, saya tidak bisa mengobrol lebih lama. Mengajak 3 boyz duduk diam selama acara berlangsung? Nggak mungkin! Mereka lebih tertarik untuk bermain ke pantai. Akhirnya, sementara Bapa tetap menyimak acara yang berlangsung, saya dan 3 boyz malah ngabur ke pantai, hehe.

  Ini kali pertama Kk Rasyad dan Dd Irsyad bertemu dengan yang namanya pantai! Wow, mereka berdua seneng banget! Cenderung norak bagi Kk malah, hehe. Kalau Aa Dilshad, sudah beberapa kali bermain ke pantai waktu kami masih tinggal di Bali dulu. Itu mah, kalau dijabanin mau ke pantai setiap hari juga bisa! Wong rumahnya terletak antara pantai Kuta dan pantai Sanur, asyik kan ^_^

Adeknya digandeng ya, A!
Wuih, ada jembatan!
  Hari itu cuaca cukup terik. Saya menyusuri pantai bersama 3 boyz. Kerena repot sambil menggendong Dd, saya tidak bisa menggandeng Kk saat berjalan melintasi jalan yang berpasir. Untung Aa bisa menggandeng adiknya supaya tidak terjatuh. Beruntung Dd tidak minta turun dan berjalan di atas pasir. Jadi saya tidak repot jika harus mengejarnya Dd juga.

Nampang di atas jembatan atau apa nih namanya?
  Hanya berjalan-jalan di pantai? Mana mungkin! Aa dan Kk nggak tahan pengen nyemplung! Duh, sempet bingung juga karena tidak membawa handuk dan peralatan mandi. Kalau baju ganti, memang selalu saya bawa setiap bepergian (buat jaga-jaga jika saat bepergian ada anak yang muntah atau bajunya kotor). Benar-benar nggak ada niat mau berenang ke pantai. Lalu, saya lirik sekitar pantai, mencari apakah ada tempat pemandian umum atau tidak. Minimal shower deh, untuk membasuh badan. Ternyata ada. Nah, jadilah dua bocah ini nyebur di pantai sambil berteriak kegirangan!

Kk sedang menyambut ombak.
  Berenang tengah hari di pinggir pantai. Jangan tanya panasnya seperti apa, haha! Saya mengamati mereka dari kejauhan sambil berteduh di bawah pohon. Ufh ufh panas! Untunglah Dd sudah saya amankan supaya tidak ikut-ikutan. Dd saya titipkan pada Bapa sambil menonton hiburan dari panggung acara. Saya jadi lebih leluasa mengawasi anak-anak berenang.


  Saya sempat mengajak Aa dan Kk untuk pindah bermain ke kolong jembatan! Nah, di sini lebih teduh. Ombaknya juga tidak terlalu besar karena sudah ditangkis oleh tiang dan bebatuan. Enak juga nongkrong di sini. Bahkan ada orangtua yang sambil menyuapi anaknya di kolong jembatan ini! Hmmm...jadi lapar :D

Aa bermain pasir, Kk berpose jadi putra duyung :D
  Susah juga menyuruh kedua anak ini untuk pulang. Seolah tidak kenal lelah dan kuat terpapar teriknya matahari, mereka terus asyik bermain di pantai. Saya ingatkan sudah waktunya makan siang dan mereka harus mandi dulu sebelum kembali ke tempat acara. "Bentar lagi..." selalu itu alasan mereka. Akhirnya, setelah melihat emaknya yang makin gosong dan berasap di pinggir pantai, mereka mau juga udahan. Hehe...bo'ong deng. Akhirnya mereka mau udahan karena lama-lama nggak kuat juga kepanasan dan mulai lapar :D

Main kejar2an. Awas, jangan jauh2!
   Kami segera pergi ke tempat pemandian umum. Ternyata di tempat pemandian disediakan sabun dan plastik untuk baju basah. Duh, iya, plastik! Penting banget itu buat main ke pantai! Handuknya? Nggak ada. Aa dan Kk langsung slep pakai baju saja, hihi. Setelah rapi, kami kembali ke tempat acara. Saya sama sekali tidak mengikuti acara karena sibuk di pinggir pantai. Setelah menyimak sebentar dan mengambil jatah makan siang, kami langsung pulang duluan. Sudah capek soalnya, hehe. Yah beginilah saya jika ikut acara kantor. Tidak pernah bisa lama-lama menyimak acara. Selalu duluan pulang atau datang hanya sebentar. Harap maklum. Namanya juga Emak Riweuh ^_^

8 komentar:

  1. Gak kebayang saya kalo punya 3 anak laki, dilepas di pantai ... mungkin teriak2 paranoid hahaha. Dirimu santai saja ya Mak .. ah .. saya saja yang kelewatan, suka paranoid ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cuman dua yg dilepas, Mak...yg bungsu dititipin ke Bapanya biar aq ga makin riweuh :p
      Wuuhuu...parno sih engak terlalu, cuman bawel doang, haha. Ngawasin dua anak laki ini jg sambil treak2 krna mereka maunya ke tengah laut... *hadeeuhh*

      Hapus
  2. Wahh seru ya Mak, aku pengen main dibawah jembatan gitu apa itu namanya ya hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seru maak :)
      Binung juga itu namanya jembatan apa buat kapal menepi atau apa hihihi

      Hapus
  3. sudah lama sekali saya tidak ke pantai akkarena ini, mungkin sudah berapa tahun...., memandangi foto-foto ini menghadirkan kerinduan kembali akan pantai akkarena... apalagi kalo ditemani anak-anak.....sungguh mengasyikkan....
    btw-aku lagi bikin GA, dicari 32 orang blogger yang suka nulis dan corat coret untuk jadi pemenang......salam :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke pantai bersama keluarga memang mengasyikkan :)
      Terima kasih sudah berkunjung, nanti saya berkunjung balik ^_^

      Hapus
  4. Pengen bgt ke Pantai Mak, Liat foto-fotonya tambah pengen jadi anak-anak lagi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekarang masih bisa jadi anak2 kok, Maak :D

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=