Rabu, 10 September 2014

Lupa Ulang Tahun


6 Agustus 2014. Bosan sekali diam di rumah terus. Libur sekolah tinggal beberapa hari lagi. Aa Dilshad sudah berangkat ke pesantren. Kk Rasyad dan Dd Irsyad, juga kami semua di rumah mulai merasa kesepian. Daripada bete, saya mengajak anak-anak main ke mall baru dekat rumah. Nggak deket-deket banget sih, tapi lumayan lah daripada harus ke mall di pusat kota. 

Tiba di Cibinong City Mall, saya ajak boyz bermain sebentar di arena permainan anak, kemudian kami bertiga makan siang di sebuah tempat makan. Selesai. Pulang. Sudah. Itu saja. Saya dan keluarga memang bukan tipe yang suka berlama-lama nongkrong di mall. Jika pergi ke mall, ya hanya untuk membeli keperluan tertentu saja. 

Foto di depan patung yang dioles mentega
Nggak bisa diam menunggu makanan datang

Beberapa hari kemudian, saat weekend, kami kedatangan tamu. Ada teman sekantor Bapa datang bersama anak perempuannya. Setelah menyambut dan mempersilahkan duduk, saya bertanya usia anak itu pada ayahnya.

 "Empat tahun," jawab si Oom sambil tersenyum.

"Ooh empat tahun. Sama dong sama Dd Irsyad. Dd Irsyad juga..." saya tiba-tiba menyadari sesuatu. Saya dan Bapa langsung berpandangan.

"...Dd baru aja ulang tahun kemarin. Dan kita lupa!" saya tercekat. Bapa juga ikut terpana. Ya Allah, kami lupa kalau anak sendiri ulang tahun!

Langsung saya buru-buru masuk ke dalam kamar, memeluk Dd yang sedang asyik bermain. "Eh Dd kemaren ulang tahun ya? Maaf ya. Ibu lupa. Selamat ulang tahun, sayang!" kata saya sambil menciumnya. Sementara Dd tetap cuek saja, asyik bermain sambil tertawa-tawa. Ah, dasar nih si Ibu dan Bapa. Mentang-mentang asisten baru berhenti dan kami berdua lumayan riweuh, sampai lupa sama ulang tahun anak sendiri!

Memang, setiap ada yang ulang tahun, kami jarang bikin perayaan khusus. Dulu sih, masih suka ada kue tart kecil-kecilan dan iseng tiup lilin biar anak-anak senang. Berhubung anak-anak semakin besar, seru-seruan itu sudah tidak kami lakukan lagi. Jujur, sekalian berhemat juga kalau kita tidak membeli kue ulang tahun, hehe.

Selamat ulang tahun yang keempat, putra bungsuku Dd Irsyad. Maafin Ibu dan Bapa yang melupakan hari ulang tahunmu, ya. Meski lupa, tapi kita berdua tetap perhatian sama Dd. Sekarang Dd Irsyad sudah empat tahun, tapi tetap saja Aa dan Kk masih memanggilmu 'Dede bayi'. Nggak apa-apa ya. Maunya sih kamu imut terus kayak bayi, hihi. Tumbuh jadi anak soleh yang pintar ya, Nak.

Oia, karena kebetulan pas tanggal 6 kemarin kita sudah ke mall dan makan-makan di sana, berarti makan-makan ulang tahunnya udah dong ya, hehehe.


5 komentar:

  1. Barakallah fii umrik Dd Irsyad :)

    BalasHapus
  2. Si dd nya mah belum paham ulang tahun ya mak, met ultah ya dek, jadi anak sholeh, pinter, dan sehat terus aamiin

    BalasHapus
  3. heheu untung Dd nya ga ngambek mamanya lupa ultahnya

    BalasHapus
  4. waaaahhh,,lama sekali kykny aku ngga mampir ke rumah ini ya mak he he,,
    untung dd nya ngga bgitu paham yaa,,klo paham pasti deh minta diborongin maenan se mall,,he he,,
    met ultah dd Irsyad,,panjang umur, sehat selalu,,tmbh piter,,

    BalasHapus
  5. Selamat hari lahir dd Irsyad...semoga makin soleh dan pintar:)

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=