Selasa, 09 September 2014

Main Lagi ke Taman Safari Indonesia


30 Juli 2014. Hari Lebaran ketiga ini kami sekeluarga pergi bertamasya ke Taman Safari di Puncak Bogor. Terakhir ke Taman Safari adalah waktu Aa Dilshad masih berusia kurang dari 2 tahun. Saat itu kami tinggal di Solo. Kami juga mengajak saudara-saudara sepupu Aa, Kakek, Nenek (alm), bahkan Yuyut (alm) untuk ikut serta. Wah rame, deh. Nah, mumpung Dd Irsyad sudah besar dan muai banyak bertanya tentang binatang, sudah saatnya kami kembali lagi ke Taman Safari. Bermain dengan binatang membuat anak-anak senang, lho!

   Kami berangkat pukul 6.30 dari rumah. Wuih, macet sudah mengular di pintu tol Ciawi. Kami putuskan untuk lewat jalan pintas. Ternyata, sama saja macetnya. Kami baru tiba di Taman Safari pukul 11.30. Lumayan. Begitu sampai, setalah melihat-lihat binatang dari dalam mobil, kami mulai lapar dan membeli makanan.

Awas! Ada tentara lewat, hihihi

   Oia, ada kejadian lucu saat bermacet-macet di jalan alternatif. Tahu kan, di jalur tersebut banyak 'Pak Ogah'-nya? Nah, supaya aman dari tagihan, Bapa pakai kacamata hitam dan topi tentara! Semua biaya ditanggung oleh mobil yang ada di depan kami. Para Pak Ogah nggak berani menagih karena menyangka Bapa itu tentara beneran. Hihi, padahal yang dipakai itu topi tentara dari China. Lumayan, aman aman... Hanya saja dua bocah yang duduk di depan susah menahan cekikikan saat kami berhasil melintas dengan aman tanpa membayar. Yah, masih kecil mah belum bisa akting pasang muka galak kali, hehe.

  Dd Irsyad paling senang melihat binatang dalam bentuk nyata alias beneran. Wuih, ributnya kalau ketemu binantang yang lagi ngumpet atau yang mendekati mobil kami. Kami memang tidak membawa makanan untuk binatang. Sebaiknya ya jangan diberi makan. Mereka kan, punya jadwal makan sendiri.

Dd Irsyad senang melihat binatang.

Gajah, burung hantu, kuda nil, dan rusa.

Binatang jinak dan bianatang buas.

Gajah ciluk ba dan jerapah yang susah difoto.

   Selesai berjumpa dengan para binatang, kami memasuki area Taman Safari berikutnya. Saya dan Bapa terkagum-kagum dengan perkembangan Taman Safari sekarang ini. Wow! Jadi makin luas ya! Ya iyalah! Sudah 10 tahun berlalu getoh! Masa nggak ada perkembangan, hihi. Walhasil, kami lumayan ngos-ngosan juga membawa tiga bocah ini berkeliling di area Taman Safari yang luas. Kami putuskan untuk mengunjungi beberapa tempat yang penting saja. Sisanya, kapan-kapan kami kembali ke sini lagi. Syukur-syukur bisa menginap di sini kelak. Aamiin.

   Yang pertama jadi tujuan kami adalah Cowboy show. Sudah tahu serunya, jadi saya dan Bapa mengajak boyz untuk menonton pertunjukan ini. Kami sengaja duduk di sisi sebelah kanan panggung. Setahu kami berdua, di sisi kiri nanti bakal kena cipratan air. Ternyata, kami keliru. Pertunjukan kali ini, sisi sebelah kanan juga terkena cipratan air pada penghujung acara. Hahaha! Saya kaget sampai melarikan diri supaya tidak basah. Surprise!

   Sepanjang pertunjukan, saya terus memeluk Dd Irsyad yang agak takut mendengar suara keras. Ledakan bom, speaker yang kencang suaranya membuat Dd Irsyad merasa tidak nyaman dan menutup terus telinganya. Berulang kali saya jelaskan adegan yang sedang berlangsung. Sedikit teralihkan rasa takutnya saat binatang-binatang terlatih unjuk kemampuan melintas di panggung. Hmm...berarti belum waktunya Dd Irsyad saya ajak ke bioskop. Dia masih takut akan suara keras. Apalagi suasana gelap.


   Selanjutnya, kami mengunjungi rumah reptil. Suasana gelap di lorong yang menyerupai gua ini sempat membuat Dd Irsyad takut. Tapi setelah melihat binatang yang tersembunyi setelah disorot senter hp, rasa takutnya berganti dengan penasaran dan ingin tahu.

Di depan lorong reptil.

Di dalam lorong reptil.

Hiii! Itu ada ulaarrr!!!

Di depan akuarium raksasa.
  Yuk, jalan lagi. Kami hendak menuju baby zoo yang terletak di bagian bawah kawasan Taman Safari. Mobil kami kebetulan dapat tempat parkir dekat area paling atas, dekat tempat Cowboy show. Jadi, tinggal jalan kaki ke bawah saja. Sepanjang jalan, sambil melihat-lihat, kami menikmati suasana Taman Safari yang asri dan sejuk ini sambil menjumpai beberapa binatang yang ada.

Pinguin, harimau putih, dan orang utan.
Gaya cool Aa Dilshad.


Rangkong yang ramah diajak berfoto.

  Nah, sampai juga di Baby Zoo. Sayang, kami salah jalan. Bukannya langsung menuju Baby Zoo, malah masuk ke kandang burung. Nggak apa-apa sih, jadi lihat-lihat aneka unggas yang jinak. Tapi kaki saya sudah mulai letih dan jalan ngos-ngosan. Apalagi pengunjung ramai, hingga di dalam kandang burung raksasa ini kami harus mengantri. 

Di dalam kandang burung raksasa.

Ternyata, hewan yang bisa diajak berfoto ada banyak. Ada orang utan, harimau, singa, dan ular. Kami pilih foto bersama hewan yang masih bayi saja. Kalau sama singa, takuuttt! Sama orang utan, antriannya panjang. Kami berfoto bersama bayi harimau putih yang lucu, tidak bisa diam, dan senang bercanda ini. Bercandanya mana ngigit lagi, hihihi. 
Tuh kan, ngigit!
Malah guling-guling...
Anak harimau putihnya nggak bisa diam.
  Hari sudah semakin sore. Kami berniat untuk segera pulang. Tahu dong, kalau lebih lama nanti kena macet parah lagi. Saya dan Bapa juga sudah lumayan capek. Tapi 3 boyz nampaknya tidak terlihat lelah dan masih ingin mencoba wahana permainan anak-anak. Baiklah. Habis ini kita shalat lalu pulang ya.

Ngasuh. Sayang anak...sayang anak...
Ada patung buaya nempel di lantai.

   Benar saja, saat kami keluar dari kawasan Taman Safari, antrian mobil menuju jalan raya Puncak bergerak sangat perlahan. Bahkan nyaris berhenti bak parkir masal. Daripada manyun di jalan dan hari sudah maghrib plus lapar, kami memutuskan untuk menepi saja di sebuah rumah makan. Keputusan yang tepat. Usai shalat dan makan, kami bisa bersantai menikmati malam sambil menunggu antrian mobil berjalan lancar. Rupanya, tadi ada penutupan jalan. Pantas saja antrian mobil nyaris tidak bergerak. Kalau tetap berada di dalam mobil, duh kebayang deh kesalnya menunggu lama. 

   Libur lebaran kali ini sungguh berkesan. Selain kami bisa bebas pergi berlima saja, hari itu adalah hari ulang tahun saya. Saat berangkat menuju Taman Safari dan mobil kami tengah macet di jalan alternatif, Bapa mengajak 3 boyz menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk saya. So sweet. I love you all ^_^



15 komentar:

  1. Taman Safari slalu menyenangkan ya Bu..yang gak banget ya muacetnya kesananya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyah...biar macet tapi teuteup ga kapok main ke sana lagi :D

      Hapus
  2. uwaa seru bangett...yeay,selamat ultah mbk :)

    BalasHapus
  3. waahh... hadiah ulang tahun yang berkesan pastinya. Selamat ulang tahun ya mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, seneng banget deh. makasih mak :*

      Hapus
  4. Wah seru nie ke taman safari, jadi pengen kesana .. salam dari kota medan ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo, main ke Taman Safari.
      Salam kembali dari Bogor :)

      Hapus
  5. Selamat Ulang Tahun mak... Semoga semakin bahagia dan selalu dicintaikeluarga dan teman-teman.
    Seru banget ya .. wisata ke Taman Safari, edukatif dan menghibur. :)
    Salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali, Mak Haya :)
      Aamiin, makasih banyak buat doanya ya...
      Iya, di Taman Safari anak2 pasti senang ^_^

      Hapus
  6. lagi dan lagi ...memang gak pernah ngebosenin ke taman safari, bukan hanya anak-anak saya juga lho hehhe

    BalasHapus
  7. HBD mak...wish u all the best :) btw, ke taman safari gak pernah ngebosenin ya, bukan hanay anak2, saya juga hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. tengkyu Mak Rina :)
      Iya...pengen balik lagi jadinya ke Taman Safari ya Mak :D

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=