Jumat, 15 Mei 2015

Senangnya Bermain di Jungle Fest



Bermain di Jungle Fest pasti mengasyikan! Apalagi ditambah vocher diskon untuk kami sekeluarga dari Padjadjaran Suite Resort and Convention Hotel tempat kami menginap (postingan sebelumnya). Kami sengaja datang ke Jungle Fest pada sore hari. Katanya, kalau malam hari lampu-lampu di sana akan dinyalakan dan membuat pemandangan yang cantik. Kalau datang pas siang hari kan tidak bisa menikmati Jungle Fest dengan lampu yang berkilauan.

Voucher diskon tiket masuk Jungle Fest
   Sebelum menginap, saya sudah punya satu voucher diskon dari hadiah lomba foto yang diadakan usai Pelatihan Smartphonegraphy. Empat voucher lainnya diperoleh dari bonus memesan dua kamar di Padjadjaran Suite Resort and Convention Hotel. Harga tiket terusan saat libur dan akhir pekan adalah Rp.60.000. Dengan voucher diskon, kami mendapat potongan sebesar 50%. Jadi cukup membayar Rp.30.000 per orang.

   Oia, karena lokasi ini dekat dengan rumah Kakek, maka kami mangajak Kakek dan Nenek untuk ikut ke Jungle Fest. Kakek dan Nenek hanya membayar tiket masuk saja sebesar Rp.15.000 per orang. Jadi, total biaya tiket masuk yang kami bayar adalah (Rp.30.000 x 5) + (Rp.15.000 x 2) = Rp.180.000. Lumayan hemat bukan?

Di depan gerbang Jungle Fest bersama Kakek dan Nenek
  Begitu masuk, kami disambut oleh live music di panggung terbuka. Boyz langsung melesat menuju wahana permainan. Mereka kegirangan! Aa Dilshad dan Kk Rasyad kompak bermain bersama. Sedangkan Dd Irsyad masih harus didampingi karena tubuhnya yang mungil. Wahana pertama yang kami kunjungi adalah karusel Happy Shine untuk Dd dan Bapa.

Dd Irsyad ditemani Bapa
Karusel permainan yang pas untuk anak balita
  Sementara Bapa dan Dd naik karusel, Aa dan Kk menaiki wahana Lumino Swing. Wahana ini berupa kursi yang diayun. Jangan lupa, copot dulu sandalnya biar nggak mental ya. Saya sendiri bertugas sebagai fotographer. Jika saya ikut bermain, nanti siapa yang memotret?
Lumino swing
Siap terbang!
Mari berayun!
 Wahana paling spektakuler di Jungle Fest adalah Flash Tower. Saya penasaran ingin mencobanya bersama Aa dan Kk. Wah, kedua anak ini memang yang sangat bersemangat untuk menjajal semua wahana di Jungle Fest. Jika tidak diawasi, mereka sudah ngeloyor mengantri untuk masuk wahana lainnya. Yah beginilah kalau lagi ngasuh anak laki-laki. Harus waspada dan siap mengejar!
Tidak bisa diam saat mengantri
Pemandangan dari bawah. Aselinya lebih tinggi lagi.
  "Ibu nanti jangan teriak, ya!" kata Aa. Rupanya Aa dan Kk sudah janjian untuk tidak berteriak setiap menaiki wahana yang memacu adrenalin. Gaya sok cool gitu, hihi. Kenyataanya, justru Ibu yang paling heboh berteriak! Habis, nggak tahan nih. Naik wahana Flash Tower bikin jantung berdebar dan perut serasa digelitiki. Tegang tapi geli!

Senyum sebelum diangkat ke atas.
   Berikut adalah video yang sempat diambil oleh Bapa dari bawah. Maafkan itu ada emak-emak lagi teriak. Kayaknya itu emak yang teriaknya paling kenceng, deh ^_^

video

   Turun dari wahana ini, saya menenangkan diri sejenak. Sementara Aa dan Kk langsung melesat mencari wahana yang lain. Kami segera mengejar kedua anak itu. Duh, sabar atuh, sayang. Wahana Sparkle Bumper alias bom bom car jadi tujuan berikutnya. Sayang, ukuran tinggi badan Dd belum mencukupi. Jadi, Dd hanya manyun di samping pagar mengamati kedua kakaknya bermain. Makanya De, cepet gede dong!

   Selesai main mobil-mobilan, Kakek dan Nenek pamit pulang. Keduanya ikut terhibur dan tertawa bersama kami di Jungle Fest. Dadah, Kakek! Dah, Nenek! Minggu depan ketemu lagi ya di Ciapus! Kami sekeluarga memang selalu menyempatkan datang ke rumah Kakek setiap minggu. 
Wahana Sparkle Bumper dan Canoe Rainbow
   Sambil mengantar Kakek dan Nenek ke arah gerbang, kami menuju wahana lain dan melewati tempat penjual makanan. Kami tidak tertarik untuk jajan makanan karena sudah cukup kenyang saat makan siang tadi. Jadi, saya tidak tahu makanan apa saja yang dijajakan di Jungle Fest. Lagipula, mengejar boyz begini mana kepikiran untuk jajan? 

   Selanjutnya, untuk menghibur Dd yang tidak bisa main mobil-mobilan, saya meyuruh boyz naik kano di wahana Canoe Rainbow. Wahana santai ini tentunya sekalian untuk membuat Aa dan Kk agar bisa mengatur napas sejenak. 

Area Taman Lalu Lintas
   Main apa lagi? Aa dan Kk ingin mengendarai otopet di area Taman Lalu Lintas. Permainan ini tidak termasuk dalam tiket terusan. Jadi, kami membayar tiket seharga Rp.25.000 per anak. Selain otopet, ada juga mobil mini berbaterai. Sebelum main otopet, anak-anak dipasangi helm dan  pengaman lutut serta siku. Otopet ini juga digerakkan oleh baterai. Jadi, tinggal mengendalikan setang dan kecepatannya saja. Berkendara yang aman ya, boyz!

Kk Rasyad siap meluncur.
Kk dan Aa asyik bermain otopet.
 Sambil menunggu Aa dan Kk berputar-putar di Taman Lalu Lintas, saya dan Bapa mengajak Dd naik wahana Twilight Wheel. Kincir angin versi mini ini pas untuk balita. Tetap diawasi ya, jangan sampai anak bangkit dari tempat duduk dan banyak bergerak. Karena yang naik hanya bertiga, maka saya duduk sendiri. Bapa dan Dd ada persis di seberang saya, supaya seimbang. 
Kiri: selfie duduk sendirian. Kanan: Dd dan Bapa di seberang.
   Ternyata, Aa dan Kk belum selesai bermain saat kami turun. Lalu saya mengajak Dd naik Bright Train, kereta mini yang berkeliling di atas rel. Sayang, saat naik kereta, saya dan Dd tidak sempat difoto oleh Bapa. Bapa sedang sibuk melahap jagung rebus yang dibawakan Nenek. Hmm, bagi dong!

   Penasaran, habis naik wahana kincir berukuran mini jadi pengen nyoba naik yang lebih besar. Spectrum Wheel adalah nama wahana tersebut. Kincirnya besar dan tinggi. Duh, agak ngeri juga pas mau naik. Bapa duduk bersama Dd. Sedangkan saya duduk bertiga bersama Aa dan Kk. Saat naik wahana ini anak-anak harus didampingi oleh orang dewasa. Jangan lupa untuk tetap duduk dan tidak banyak bergerak. Jika bergoyang-goyang... aduh, ngeri deh membayangkannya di atas ketinggian seperti itu. Jujur, kami bertiga lumayan tegang juga saat berada di puncak. Waah, tinggi banget!
Pemandangan dari atas kincir
Hai Bapa! Hai Dd!
Awas, jangan goyang-goyang!
   Udara dingin menyergap saat kami berada di atas kincir. Langit mulai gelap. Malam pun tiba. Kami turun dari kincir tepat saat adzan berkumandang. Bersama pengunjung lain, kami segera menuju mushola di sebelah wahana untuk menunaikan shalat maghrib. Mushola di Jungle Fest cukup luas dan tempat wudhunya nyaman. Mukena dan sarung juga tersedia. Bersamaan dengan waktu shalat magrib, seluruh wahana ditutup sementara hingga pukul 7 malam. Bagus! Salut dengan peraturan ini. Karyawan dan pengunjung bisa shalat magrib bersama dengan tenang. 

   Langit yang gelap berubah menjadi berwarna saat lampu-lampu dinyalakan. Benar, Jungle Fest terlihat menawan dalam balutan cahaya. Kami menuju area bernama Garden of Light. Semua patung dan hiasan di taman tersebut memancarkan cahaya. Cantik sekali! Sayang, kamera saya kurang canggih untuk memotret dalam kegelapan.

  Kami memutuskan untuk pulang. Perut sudah keroncongan minta diisi. Kami melewati area panggung live music yang terlihat cantik dalam balutan lampu. Sedangkan Fountain dancing belum dinyalakan (menunggu istirahat shalat magrib usai). Sebelum pulang, kami minta tolong kepada Mas penjaga gerbang untuk memotret kami berlima. Mas ini meminta kami menahan pose sampai lampu di menara jamur terisi semua. Setelah menanti beberapa menit, hasil fotonya jadi cantik sekali! Terima kasih ya, Mas! 

   Boyz senang sekali bisa bermain di Jungle Fest. Kapan-kapan pasti kami akan main ke sana lagi. Info selengkapnya bisa dilihat di www.junglefest.co.id. Terima kasih sudah membaca postingan ini. Semoga jadi referensi untuk menikmati akhir pekan bersama keluarga tercinta.


Salam dari Pasukan Riweuh ^_^

47 komentar:

  1. beberapa wahana harus bayar lagi ya mak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya kurang tahu, Mak Kania. Kebetulan wahana yang dinaiki boyz termasuk dalam tiket terusan, kecuali yang main otopet. Ada kok keterangannya di setiap pintu masuk wahana, termasuk dalam tiket terusan atau tidak wahana tsb

      Hapus
  2. diriku belom pernah ke jungle land mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini jungle fest mak. kalo jungle land yg di sentul aku juga belum ke sana. mau nunggu dd gedean dulu biar ga rugi, hehe

      Hapus
    2. aku tadi mikirnya sempet sama lho mbak Jungle land & Jungle fest, hee

      Hapus
  3. Serunyaaa, tempat permainan kaya gini nih yang aku cari, sayang di Semarang ngga ada

    BalasHapus
  4. seru banget. pengen juga bawa anak-anak ke sana suatu waktu nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak, anak2 pasti seneng banget :)

      Hapus
  5. Aku udah 2 kali ajak anak2 ke jungle fest. Tap blm.permah nnginep d seberangnya. Siapa tau ada yg ngasih vocer nginep d sana....hehehehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin mudah2an mak dwina dapet pocer gratis :)

      Hapus
  6. Enaknya tinggal di Bogor tu banyak tmp yg seru2 gini ya..di semarang mah mati gaya. Paling banter kota lama...anak2 mana doyan :(

    BalasHapus
  7. Enaknya tinggal di Bogor itu ya banyak tempat jln yg seru ..kl di semarang mah mati gaya. Paling banter kota lama ...anak2 mana doyan :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. ...sama ke Lawang Sewu, Mak Muna. Kalo aku malah penasaran belum puas ngubek2 Semarang. Entar anterin yah kalo kesana lagi ^_^

      Hapus
  8. Harga tiketnya berubah-ubah. Pas aku kesana, tiket terusan weekday 30 rb dan weekend 40 rb

    BalasHapus
  9. Asyik, mak. JungleFest itu masih sekomplek sm Jungle Waterboom itu? Aku dulu ke sana tahun 2010. Makanya kudet sm JungleFest : D

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf telat balas, mak nia.
      iya, jungle fest itu masih baru :)

      Hapus
  10. Wah perlu kesini neh...anakku pasti suka

    BalasHapus
  11. Aihhh senangnya mak, jln2 dan berlibur bersama klrg adalah moment yg tdk terlupakan :)

    BalasHapus
  12. Memang seru kalau liburan sama keluarga, apalagi banyak krucilnya gitu. Saya yang baru satu krucil aja masih sering kewalahan Mbak kalau ndampingi bermain :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. lama-lama terlatih kok bawa banyak krucil ^_^

      Hapus
  13. Bisa ya cuman ambil tiket masuknya aja

    harganya murah banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa. tapi nggak bisa coba wahana permainan. cocok untuk orangtua yg sekedar antar anaknya bermain

      Hapus
  14. hihihi.... kalimat terakhirnya yg bikin saya senyum : salam dari pasukan riweuh :)

    BalasHapus
  15. wah asik banget deh..saya kirain samaan ma jungleland mak...

    BalasHapus
  16. aku belum pernah kesana loh mak

    BalasHapus
  17. Lebih indah pas malam hari yah mba tempatnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul. lampu2nya cantik pas malam hari

      Hapus
  18. Pengen kesana...coba cari diskonan ah hihihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. diskonan katanya bisa dicari kalo belinya di agen travel, mak dedew

      Hapus
  19. Waaah..., penasaran untuk mencoba Flash Tower rasanyaaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. buat saya, naik flash tower berasa mau copot jantungnya :D

      Hapus
  20. Aku baru mau ke sini besoook... Huehehe. Kayaknya seru yaa, semoga ada beberapa wahana yang buat anak seumur Naia dan bikin dia seneng :D

    BalasHapus
  21. Walah baru tau saya, mumpung liburan & deket ke bogor kayanya harus maen kesana ni

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=