Senin, 20 Juli 2015

Bermain Air di Pantai Anyer



  Pagi hari tanggal 19 Juli 2015 di hotel Marbella Anyer. Tumben, boyz sudah bangun. Suasana kamar hotel yang nyaman setelah perjalanan dengan mobil membuat mereka tidur dengan nyenyak. Biasanya, selama liburan ini mereka paling susah bangun pagi. Semangat dong! Karena pagi ini kita akan bermain air di pantai Anyer! Horee!

   Pukul 8 pagi, kami turun untuk berenang di kolam renang hotel. Menyesal saya lupa membawa baju renang boyz. Pergi secara mendadak bikin saya jadi riweuh dan lupa mengecek seluruh perlengkapan saat berkemas. Maafin Ibu, ya. Kalian berenang pakai celana pendek saja deh. 

   Masih agak sepi. Kolam renang khusus anak jadi sasaran tempat bermain Kk Rasyad dan Dd Irsyad. Sementara Aa Dilshad hanya diam di pinggir kolam. Aa menunggu kedua adiknya bosan dan kami semua pindah main ke pantai. Tuh benar saja, mereka mudah bosan dan langsung bersemangat untuk pergi ke pantai. 

Kolam renang anak di hotel
   Wah, ternyata pantai sudah ramai lho! Dari balkon kamar hotel, pukul 6 pagi saja sudah terdengar suara tawa anak-anak yang berenang. Semakin siang, suasana tambah ramai. Kami bertahan pada satu spot pantai yang letaknya tidak jauh dari gerbang hotel. Biar nggak terlalu jauh pulangnya.


Pemandangan pantai dari balkon hotel di lantai 8
Suasana pantai yang ramai
   Banyak permainan air yang ditawarkan di pantai Anyer. Bisa sewa perahu, naik banana boat, motor boat, sampai apa itu yang pakai parasut lalu ditarik oleh speed boat (lagi males googling). Seru, ya! Tinggal pilih saja berani uji nyali mencoba permainan tersebut. Kalau saya sih, cuma mengawasi boyz saja di pinggir pantai. Aa menyewa papan surfing mini. Selanjutnya, udah kayak anak pantai aja nih si Aa. Main surfing :)
Siap berselancar!

Aa main surfing
  Aa terlihat sangat menikmati bermain dengan papan surfing mini. Dasar anak yang lahir di atas air, nggak bisa dipisahkan dari air rupanya! Iya, Aa dulu lahir di rumah sakit yang berdiri di atas rawa. Berasa melahirkan di atas air, kan? Hehehe. Hal yang sama juga berlaku dengan Dd Irsyad. Meski sedikit takut, Dd berpegangan pada Bapa dan tertawa gembira saat ombak datang menerjang. Dd Irsyad dan Aa Dilshad sama-sama kelahiran Kalimantan, kompak! 

  Terus, Kk Rasyad gimana? Anak kelahiran Bogor ini malah takut dan dengan ombak dan memilih bermain pasir di pantai. Saya dan Bapa juga tidak memaksa Kk untuk masuk ke air. Takut jadi trauma. Saya berdiri di samping Kk dan menemaninya bermain pasir.

Kk Rasyad sibuk menggali pasir
   Lama kelamaan, Kk mulai terlihat bosan. Sementara Bapa, Aa, dan Dd terlihat bersenang-senang bermain ombak. Sesekali saya gantian memegang Dd jika Bapa ingin berenang dan mencoba papan surfing mini. Celana panjang saya langsung basah. Tentu saja. Namanya juga main di pantai. Nggak seru kalau nggak basah.


Bapa main surfing
Naik papan surfing
  Melihat keasyikan Dd bersama Bapa, akhirnya Kk penasaran. Tiba-tiba, Dd mules. Saya mengajak Dd ke toilet mushola di hotel. Saat kembali, saya lihat Kk sudah diajak bermain papan surfing oleh Bapa. Ketakutannya pada ombak sudah hilang. Kk mulai asyik bermain. Tapi tetap digandeng oleh Bapa. Tidak dilepas begitu saja. 


Akhirnya Kk mau main ombak juga
   Bosan main di pantai, kami pindah ke kolam renang hotel. Kali ini ke kawasan kolam renang di gedung dekat lobby hotel. Kolam renang yang satu ini lebih ramai. Namun untuk bagian ana-anak hanya sedikit. Kolam renang khusus anak ada di bagian gedung lain (dekat gedung tempat kamar kami menginap). 


Selfie bareng Aa Dilshad
Selfie bareng Kk Rasyad
Eh, ada kolam arus dan terowongannya!
  Oia, sebelum kembali ke kolam renang, saya sembat terkena bujuk rayu penjual otak-otak ikan tenggiri. Pedagang kaki lima di sekitar pantai Anyer memang aktif menawarkan dagangan mereka. Saya tidak mahir dalam urusan tawar menawar harga. Tapi akhirnya, mamang penjual otak-otak sepakat menjual 50 bungkus otak-otak seharga Rp.50.000 kepada saya. Harga awal Rp.25,000 per sepuluh bungkus. 

   Entah masih kemahalan atau tidak. Saya sih orangnya nggak tegaan. Jadi otak-otak itu saya beli setelah si mamang dua kali balik merayu. Otak-otaknya tidak sempat difoto kerena terlanjur ludes! Haha! Lumayan enak. Cuma... bungkusannya kegedean! Kirain otak-otak yang gendut ini ukurannya besar. Ternyata, daun pembungkusnya berlapis-lapis.Halah. Nggak apa-apa deh. Untung otak-otaknya enak!

  Selain otak-otak, masih banyak jajanan lain yang ada di pantai Anyer. Ada yang menawarkan hasil tangkapan laut yang segar, bakso, jagung bakar, emping, apa lagi ya. Banyak deh. Pokoknya, jangan khawatir bakal kelaparan jika bermain ke pantai Anyer.

   Sudah puas bermain air? Tiga anak ini seolah nggak ada capeknya! Jika tidak 'digeret' untuk segera kembali ke kamar hotel karena harus check out, sepertinya mereka bisa main air seharian! Saya kembali ke kamar lebih dulu bersama Dd. Dd sudah menggigil kedinginan dan bibirnya agak biru. 

   Sampai di kamar, saya langsung memandikannya. Kamar mandi hotel yang memiliki bath tub dimanfaatkan Dd untuk main air lagi! Lima belas menit kemudian, Bapa bersama Aa dan Kk kembali ke kamar. Melihat adiknya asyik berendam di dalam bath tub yang penuh busa, langsung saja Aa dan Kk bergabung ikut nyemplung. Duh, boyz...main air terus! ^_^

12 komentar:

  1. Anak2 menikmati banget bermain air, seperti para cucu saya yang hobi berenang
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  2. wah asik banget liburannya mak

    BalasHapus
  3. Udah lama ngga ke pantai jadi mupeng lihat postingan ini. Seru ya maaak.. :D

    BalasHapus
  4. aku juga suka pantai anyer lbh bersahabat ombaknya :-)

    BalasHapus
  5. baru semalem saya plg dari pantai Anyer mak... :) Pantai di Marbella adl salah satu pantai yg nyaman utk anak2, karena gak ada karangnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. yahh ga ketemu dong kita, mak
      oh pantesan rame di sekitar marbella. ternyata paling enakeun ya

      Hapus
  6. Wah seru ya, jadi pengin tau Anyer. Mak riweuh kok nggak ikut basah2an?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jagain tas ajah di pinggiran. sesekali kecipak-kecipuk. itu celananya basah jg kok :p
      ayo ke anyer mak

      Hapus
  7. Senangnya melihat keluarga yang selalu gembira dan bahagia seperti ini. Salam dari Bantul

    BalasHapus
  8. Terakhir kali k Anyer th 2010 an...sekarang makin banyak permainannya..dulu kayanya seadanya banget:)

    BalasHapus
  9. Terakhir ke hotel itu kelas 2 SMP, wah kolam renang anaknya ada playground nya ya :D

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=