Sabtu, 05 September 2015

Jajan Bareng di BOTRAM 2015


Hari Jumat, tanggal 4 September 2015. Bertempat di Jalan Kesehatan Kelurahan Tanah Sereal Kota Bogor, saya datang menghadiri acara pembukaan BOTRAM, Bogor Travel and Meals. Usai shalat ashar di rumah, saya mengajak Kk Rasyad dan Dd Irsyad naik angkot ke lokasi BOTRAM. 

  Saya suka dengan namanya, botram. Dalam bahasa sunda, botram artinya makan bersama dengan membawa makanan masing-masing. Seru kan, bisa tuker-tukeran makanan. Tempat botram biasanya di kebun, pantai, halaman rumah, atau di mana saja asal bisa berkumpul sambil santai bersama. 

   Nah, BOTRAM yang saya datangi ini pasti tidak jauh dengan acara makan-makan. Setiap sore, saya sering mengajak boyz jajan sore di sekitar komplek. Kali ini saya mau ajak mereka jajan sore di BOTRAM. Sambil janjian dengan teman-teman dari KEB (Kumpulan Emak Blogger) Bogor. Asyik!

Gerbang masuk BOTRAM
   Saya tiba pukul 4 sore. Langsung masuk, bayar tiket Rp.5000 per orang. Dd Irsyad yang mungil tidak dihitung. Jadi saya cukup membayar Rp.10.000 saja. Saya mendapatkan dua tiket dan dua koran Media Indonesia serta dua buah sabun harum merk Illie's.

Tiket, koran, dan sabun.
   Begitu masuk, kami melihat ada photo booth. Aih, numpang narsis dulu ah!

Boyz numpang nampang.

Saya dan Dd Irsyad
     Mau tahu apa yang pertama kali kami kunjungi? Bukan food truck atau tenda makanan tertentu. Boyz malah tertarik masuk ke toilet truck! Penasaran banget mereka pengen tahu ada apa di dalam truk tersebut. Haha!

Numpang pee di toilet truck.
  Duh, haus nih! Kami membeli minuman di sebuah food truck unik bermotif bendera London, Britatoes namanya. Menu yang ditawarkan sudah pasti dari masakan barat. Saya membeli orange juice seharga Rp.15.000. Lumayan, segar!

Food truck Britatoes.
   Sambil berkeliling, saya juga melihat ada dua mobil modifikasi lainnya. Yang satu bernama Aldimilano yang menjual burger dan hotdog, satunya lagi menjual ayam goreng dengan nama Ayam Galau. Lucu ya namanya, hehe. 


Ayam Galau dan Aldimilano
   Sebenarnya, saya agak kecewa karena food truck yang hadir di BOTRAM cuma sedikit. Padahal niat awal saya mengajak boyz ya untuk melihat aneka food truck yang unik. Jajanan lain disediakan di gerai tenda yang disusun di tengah jalan. Tenda ini saling membelakangi. Jadi jika ingin ke sisi tenda yang satu lagi, saya harus memutar dulu. Hmm, capek juga buat orang yang malas ribet muter-muter.  

Gerai tenda yang berbaris rapi.
Bingung deh mau makan apa.
Masih sepi jadi enak untuk melangkah dan melihat-lihat.
Gantungan dus kaos Unchal yang menarik perhatian Kk.
   Ada makanan apa saja? Yang saya lihat: makaroni skotel, lasagna, yoghurt, potato chip, asinan, gudeg, bakso dan sosis bakar, lomie, zuppa soup, ayam bakar, siomay, batagor, cendol, bakso, brownies ngakak, resep rumahan khas bogor (sangu koneng, es duren), lapis bogor, cwie mie malang, roti mister boy, dendeng belut, dendeng nila, masakan rumah (pesmol, pepes oncom, tahu, ikan, tumis oncom, combro, dan aneka kue basah.

   Mulai lapar, saya mampir ke tenda siomay dan batagor. Makan di mana? Pada setiap tenda, disediakan meja dengan empat kursi. Namun tidak semua orang yang makan di tenda A akan makan di meja di depannya. Bisa jadi karena penuh, siapa saja bebas menempati meja yang kosong. 

   Begitu pula yang terjadi dengan saya. Saya tidak bisa duduk di meja depan tenda siomay. Meja tersebut penuh dengan rombongan ibu-ibu berjumlan enam orang. Mereka mengambil kursi di sekitar meja yang mereka duduki. Saya mendapati sebuah meja yang kosong dengan satu kursi. Lho, ini kursinya pada kemana lagi? Ternyata beberapa kursi diambil oleh tenant untuk dipakai duduk. Yee...saya duduk di mana dong? Akhirnya, saya duduk di trotoar jalanan sementara boyz duduk satu kursi berdua. 

Siomay harga Rp.3000/buah.
Suasana tenda dagangan dan meja tanpa kursi.


   Masih lapar, saya memesan jajanan lain. Saya melihat ada tenda bakso tidak jauh dari tempat siomay. Saya pesan satu. Ada bakso kuahnya juga. Tapi sengaja tidak saya pesan. Saya datang ke sini kan mau nyoba makanan yang unik. Bakso bakar yang saya pesan adalah bakso bakar saus stroberi. Unik bukan? Saya membelinya satu paket dengan minuman jeruk seharga Rp.20.000.


Bakso bakar saus stroberi.

   Jalan lagi sambil mencari jajanan yang unik dan menarik. Kayaknya masih bisa jajan satu macam lagi nih. Makan apa ya? Saya cari yang hangat sebagai hidangan penutup. Pilihan jatuh pada zuppa soup beef mushroom seharga Rp.20.000. Lumayan, satu porsi ini rebutan makannya bareng boyz. Mau beli lagi malah mikir ongkos pulang nanti gimana, haha.


Zuppa soup tampak dari atas.

Mari makan zuppa soup!
   Setelah kenyang, saya menemui teman-teman blogger KEB yang baru datang. Asyik! Tambah rame nih! Kami sempat berfoto bareng sebelum acara pembukaan BOTRAM dimulai.

Mak Nefertiti, Mak Alma, dan Mak Dwina. Mak Mutiah yang ambil foto.
   Perhatian kami langsung tersita ke arah panggung. Acara dibuka oleh permainan musik ciamik dari Gemakusi Percussion. Keren! Main alat musik dengan peralatan dapur. Ada yang pukul gentong, pukul panci, wah rame deh! Kk Rasyad suka banget dengan penampilan mereka.

Penampilan Gemakusi Percussion.

   Tiba-tiba, suasana mendadak ramai. Rupanya Bapak Arya Bima, Walikota Bogor hadir untuk membuka BOTRAM. Saya cuma sempat memotret beliau dari kejauhan. Setelah itu, boyz mulai sibuk menarik tangan saya untuk mengajak pulang. Jadi, saya tidak sempat menyaksikan acara pembukaan oleh Pak Bima Arya. 

Bapak Walikota Bogor Bima Arya diantara penonton.
Bapak Walikota Bogor membuka BOTRAM dengan memukul wajan
(foto: metrotvnews.com)
   Saya terpaksa harus pulang lebih dulu. Tidak sempat berpamitan dengan emak-emak blogger yang lain, boyz sudah menarik saya untuk segera pergi. Duh, maaf ya emak-emak semua. Saya pulang duluan. Sambil berjalan menuju pintu keluar, saya mampir dan memfoto beberapa gerai yang dilewati. 

Gerai minuman. Salah satunya dilengkapi dengan loud speaker yang menggelegar.


  Tenda paling ujung (ada di paling depan jika masuk lewat jalan di samping GOR) ternyata menawarkan paket wisata yang menarik di Bogor. Wah, bagus nih! Wisatawan yang datang ke Bogor jadi tahu tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi. Saya dan boyz saja baru tahu beberapa situs bersejarah di Bogor setelah melihat gambar di posternya. "Kapan-kapan kita ke sini ya,Bu!" Tunjuk Kk Rasyad pada sebuah gambar. Insha Allah ya, Nak.

Tenda pariwasata Bogor. Abaikan pose menyeng Dd Irsyad pada foto ini.


Cagar budaya Kota Bogor.
Bogor tours

    Agar pengunjung tidak nyasar, BOTRAM juga dilengkapi dengan giant map alias peta raksasa. Peta ini ada di pintu masuk dari arah sebelah GOR. Saya tadi masuk dari ujung jalan Kesehatan yang satunya. Lebih baik peta ada di kedua sisi, ya. Jadi pengunjung yang datang dari dua arah bisa melihat peta. 



Peta BOTRAM
  BOTRAM 2015 merupakan event perdana dari Pemerintah Kota Bogor dengan Citra Activation. Event ini bisa menarik wisatawan lebih banyak lagi jika promosi lewat media sosial digencarkan. Sebagai ibu rumah tangga yang hobi jajan, saran saya adalah:
  • Promosi lebih gencar di media sosial.
  • Tambahkan lagi gerai makanan khas Bogor. Kalau bisa, makanan barat jangan mendominasi ajang BOTRAM. Gunanya untuk mempromosikan kuliner Bogor pada wisatawan yang datang.
  • Perbanyak gerai cinderamata khas Bogor. Bogor sarat dengan cinderamata unik dan khas. Inovasi baru bisa sekalian dipromosikan di acara BOTRAM.
  • Sediakan lebih banyak meja dan kursi untuk pengunjung yang makan di tempat. Bisa berupa deretan meja panjang dengan kursi plastik. 
  • Taruh tempat sampah yang banyak. Saya lihat, di tiap gerai ada kantung plastik besar yang tergantung sebagai tempat sampah. Namun tidak semua pengunjung bisa melihat dan masih membuang sampah sembarangan.
  • Menata gerai tenda dengan berbaris dan saling berhadapan. Lengkapi dengan tulisan yang besar dan bisa dibaca dari jarak jauh. Jika saling membelakangi, pengunjung jadi harus berputar untuk melihat tenda satu per satu.
  Saya senang dengan adanya BOTRAM. Bogor bisa menarik wisatawan lokal dan manca negara melalui acara ini. Mudah-mudahan BOTRAM diadakan lagi tahun depan. Saya pasti akan datang lagi. Insha Allah.

37 komentar:

  1. Oohh rupanya botram itu makan bareng2..de kemaren liat foto2 mak inna mikir botram itu apaan..seru ya mak.. enak2 juga kayanya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, botram makan bareng.
      enak2 mak... alhamdulillah, kenyang :D

      Hapus
  2. Hajatan perdana yang oke punya ya Mbak, walaupun saya akui gaungnya masih kurang terdengar. Harusnya tahun depan promosi lebih gencar karena berpotensi menarik calon wisatawan asing maupun domestik.

    Setuju banget dengan usul Emak Riweuh. Perbanyak kuliner lokal sebab itu makin sesuai dengan judul BOTRAM yang diusung. Tempo hari teman saya dari KL penasaran banget pingin nyobain Laksa Bogor yang katanya khas. Di Malaysia ada tapi pengin tau citarasa yang khas Bogor.

    Selain itu, saya juga penggemar kuliner lokal. Makanan asing sih ada yg suka tapi karena bumbu cenderung kurang jadi ga selera hehe. Aslinya sih ga selera buat bayar karena relatif lebih mahal bwahahaha.

    Cinderamata? Top, sepakat. kadang kesulitan mau kasih oleh2 suvenir buat teman2 yg datang ke Bogor. Tempat sampah dibikin yang mencolok dan menarik ya.

    Besok bisa ga ya ke sana? Sibuukkk :(

    Makasih laporannya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sempet sempet... nanti keburu bubar lho :D

      Hapus
  3. Iihh seruu bangga deh jdi warga Bogor. Sayang aku belum sempat ke situ. Moga ada event yg sama lagi ya ke depan

    BalasHapus
  4. Sayang aku gak bisa dateng. Moga ada event yg sama ke depan yah

    BalasHapus
  5. Unik juga ya pembukaannya, pukul wajan, hahaha meriah jadinya. Anak-anak pasti seneng diajak kesini, kapan Semarang ada food truck kayak di Bogor ya ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an nanti di semarang juga ada :)

      Hapus
  6. Wah, keliatannya seru. Btw, jajanannya lumayan nguras kantong ya... :)

    BalasHapus
  7. Mba,aku sebenarnya pengin makan laksa, yah adanya yang banyak masakan olahan, nggak jadi deeh

    BalasHapus
    Balasan
    1. kuliner khas bogor kurang banyak ya. makan laksa di cibinong aja, mba yanti. ntar aku temenin :)

      Hapus
  8. waah.. makk.. rumahku deket situ loh hahaha. Besok masih ada kah?? Pingin ke sana deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. cuma tiga hari. semoga kemaren sempet kesana ya :)

      Hapus
  9. wuih acaranya rame euy dan banyak makanannya jadi makin semarak ^^

    BalasHapus
  10. Setujuuuu...sarannya paass banget!! Wari Bogor mengoreksi karna cinta. Hehe... hampura juga ya mak,keasikan motret sampe nggak engeuh mencar. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe...punten jg aku udh ditarik2 sama boyz kemaren.
      dukung Bogor..hidup Bogor! ^_^

      Hapus
  11. Pesta makanan nih ya, Mbak. Mobilnya lucuk2. . .kreatip

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya. kreatip. mestinya lebih bnyk lagi yg bisa diundang. krna aku prnh liat mobil modif yg lebih lucu2

      Hapus
  12. Waaaah asiknya. Udah lama nggak ke Bogor niiii

    BalasHapus
  13. wah itu makanan sampe bikin ngiler semua. Ada singkatannya ya ternyata botram

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, namanya bagus n singkatannya jg pas :)

      Hapus
  14. asik banget..makanan dimana2 ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe iya. berasa dikelilingi makanan :D

      Hapus
  15. seru banget yaa mbaa sambil kulineran sambil haha hihi dengan sahabat, mupeeng

    BalasHapus
  16. Hati2 lho mbak, jangan lapar mata, ntar kebablasan. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga bablas kok. nanti kalo bablas ga ada ongkos angkot :D

      Hapus
  17. Ayam galau, namanya lucu..hehe..
    Enak semua dah tuh kayaknya....*lapiler

    BalasHapus
  18. yahhhh saya gak jadi ke sana deh, semoga nanti ada lagi festival kulinernya, padahal dari dulu udah kepengen

    BalasHapus
  19. Wuaduh, pas liat2 gambar diatas. Bikin ngiler aja bu :( Semoga bulan depan bisa mencicipinya..

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=