Selasa, 29 Maret 2016

Elisa Koraag. Blogger Senior yang Ramah dan Ceria




Teman blogger yang akan saya kenalkan sekarang adalah seorang blogger senior bernama Elisa Koraag. Saya memanggilnya dengan sebutan Mami Icha. Lho, kok Mami? Mulanya saya memanggil dengan sebutan 'Emak' karena kami berdua bergabung di Komunitas Emak Blogger (KEB). Tapi, belakangan saya lebih suka memanggil dengan sebutan 'Mami' karena beliau sangat keibuan dan sikapnya yang ngemong. Para blogger muda seperti saya *uhuk* jadi merasa nyaman saat berinteraksi dengan ibu dua anak ini. 

Sepuluh dari 50 Srikandi Blogger 2014 di kantor Google
   Jumpa pertama kali dengan Mami Icha adalah ketika kami berdua dipertemukan di kantor Google Indonesia pada tahun 2014. Waktu itu kami berdua masuk dalam 50 besar Srikandi Blogger dari komunitas yang sama. Ketika saya dan rombongan dari Bogor baru tiba di lobi, sosok ramah dan ceriwis menyapa kami. Aih, ternyata tagline Nyonya bawel di blog Mami Icha itu benar adanya. Celetukan di dunia maya dan dunia nyata terasa renyah dengan hadirnya Mami Icha. Hihi, maaf kalau saya bilang Mami Icha bawel.

Keseruan di kantor Google

Saya dan Mbak Lidya (kiri) sedang ngobrol seru dengan Mami Icha
   Pertemuan kedua dengan Mami Icha adalah ketika saya ikut kelas Fun Blogging angkatan 6 di Jakarta. Waktu itu saya tidak sempat banyak ngobrol dengan beliau karena sibuk menyimak pelajaran.

Belajar bareng di kelas Fun Blogging

   Pertemuan dengan para blogger yang selalu seru jadi makin meriah dengan kehadiran Mami Icha. Mami Icha masih rajin lho mengikuti aneka acara blogger sampai saat ini. Saya salut dengan staminanya! Pada usia 50 tahun, beliau masih kuat berjalan kaki jauh ke lokasi acara. Engg... kalau saya mah baru berani datang ke acara yang dekat rumah saja alias di Bogor. Nggak sanggup kalau harus ke Jakarta euy. Jauh...

  Mami Icha adalah blogger senior yang sudah melang melintang di dunia blog sejak tahun 2012. Sebelumnya, beliau pernah bekerja sebagai freelancer di berbagai majalah dan tabloid. Mami Icha juga pernah bekerja di Radio Pesona FM Jakarta selama 10 tahun. Ada lagi. Mami Icha pernah bekerja di di perusahaan peneltian sosial, politik, dan marketing selama tujuh tahun. pekerjaan tersebut mengantarkan beliau berkeliiling 31 daerah di Indonesia. Aih banyak! Saya baru menginjakkan kaki di 8 kota di Indonesia. Kalah nih...

  Setelah menjadi wanita karir selama 18 tahun, Mami Icha berhenti bekerja dan memilih menjadi ibu rumah tangga pada tahun 2011. Beliau kini fokus mengurus kedua buah hartinya yang sedang beranjak remaja, yaitu Bastian (17 tahun) dan Vanesa (13 tahun). Nama kedua anaknya juga diabadikan menjadi nama akun Twitternya, yaitu @mamavendenbas. 

Bersama keluarga tercinta
   Berhenti bekerja dan menjadi full time blogger membuat anak ke 7 dari 11 bersaudara ini semakin eksis di dunia kepenulisan. Mami Icha memiliki beberapa blog. Dua diantaranya dapat dilihat penampakannya sebagai berikut:

Blog www.elisakoraag,com

Blog www.nyonyafrischmonoarfa.blogspot.co.id
   Blog Mami Icha yang lain ada di Kompasiana, Indonesianan (Tempo), dan blog Detik. Beberapa minggu yang lalu Mami Icha ikut berburu gerhana matahari ke Belitung berama Laskar Gerhana yang diselenggarakan oleh blog Detik. Wah, keren deh Mami Icha!

Jalan-jalan ke Belitung bersama Laskar Gerhana Blog Detik
   Selain mempunyai banyak blog, Mami Icha yang ini bergabung di komunitas PEDAS (penulis dan sastra) ini piawai berpuisi. Pada usia yang ke 50, beliau menerbitkan buku kumpulan puisi berjudul "Sketsa Sebuah Senyum".

   Ingin berkenalan lebih jauh dengan Mami Icha? Boleh kunjungi blognya yang sudah saya sebutkan di atas. Atau bisa menghubungi akun media sosial berikut ini: 
  • Instagram: @elisakoraag
  • G+: Elisa Koraag
  • Twitter: @mamavanenbas
  • Email: elisa201165@gmail.com
   Terakhir, ada sebuah puisi Mami Icha yang saya suka. Saya kutip dari akun Instagram beliau saat memposting foto selfie dirinya bersama Vanesa sang putri tercinta. 


CERMIN DIRI 

Peluk erat tubuhku
Tempat kau bertumbuh selama sembilan bulan.
Segala cara dan asa kuberpasrah padaNya
Anakku bukan milikku
Mereka hanya lahan tempatku belajar mengolah sawah-ladang kehidupan
Tempatku menempa diri, merunduk bersabar, berbahagia karena mereka bahagia, turut menangis bila mereka terluka.
Walau anakku bukan milikku tapi mereka terlahir dariku
Mereka cermin diri, tempatku memandang kehidupan.
Anakku, buah cintaku
Di Jalan Tuhan, kumelepasmu.
Berlarilah, songsonglah kebahagiaanmu
Semua pencapaianmu, milikmu
Doa dan cintaku, menjadi lagu pengantar aktifitasmu

Larinda, 5Jan 2016
Pk. 6.45 


9 komentar:

  1. mami Ichaaa memang seruuuuu..liat foto-foto itu, jadi kangen kalian deeh :)

    BalasHapus
  2. saya kenal mami Icha (ikut-ikutan) pas bikin buku bareng 125 blogger proyeknya Pakde.

    ah, puisinya bagus. bener banget. anak bukan milik kita.

    BalasHapus
  3. Iya...aktif banģet blogger satu ini jadi serasa seusia dg yg muda

    BalasHapus
  4. Aku pertama kali ketemu langsung sama Mami Icha, pas ada event kemarin. Bener kok, candaannya renyah. Suka nyeletuk tapi lucu jadinya. Malah bikin suasana yg tadinya seriusss banget.jadi santai lagi.

    BalasHapus
  5. Mbak Elisa emang seru dan ramah :)

    BalasHapus
  6. ei buset, beberapa blog? satu aja aku udah megap2...

    BalasHapus
  7. Jadi keinget kalau ada acara komunitas SK, Bunda Icha pasti bagian baca puisi :D

    BalasHapus
  8. Mami Icha mmg slalu semangat n ramah...
    Btw dirimu masuk finalis 50 srikandi blogger ya mak? Huwaaaa baru tau euy...
    Keren pisan.
    Dulu aku baru nyemplung ngeblog beneran tuh zaman srikandi bloggeran tea

    BalasHapus
  9. belum pernah bertemu dengan mami icha tapi sudah lama kena namanya lewat blognya, salut dengan beliau

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=