Senin, 30 Mei 2016

Wisata Segar di Kota Blitar



Wisata segar di Kota Blitar. Blitar adalah salah satu kabupaten yang ada di ujung selatan Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kediri di sebelah utara, Tulungagung di sebelah barat, Malang di sebelah timur dan Samudera Hindia di sebelah selatan. Secara geografis, Kabupaten Blitar terletak di kaki Gunung Kelud yang masih aktif, sehingga Blitar menjadi wilayah terdampak yang paling parah ketika Gunung Kelud erupsi.  

  Namun ada hikmah dibalik bencana. Berada di kaki gunung berapi yang masih aktif membuat kondisi tanah di Blitar menjadi lahan yang subur untuk pertanian. Berbagai wisata alam yang unik dan menarik bisa dijumpai di sini. Misalnya wisata yang berkaitan dengan air yang menyegarkan yang akan menjadi pokok bahasan di bawah ini dan bisa menjadi alternatif bagi anda saat berwisata ke kota Blitar. 

1. Air Terjun Tirto Galuh (Kedung Malang)

Air terjun Tirto Galuh atau lebih dikenal dengan nama air terjun Kedung Malang berada di Desa Sidomulyo Kecamatan Bakung. Jaraknya hanya 1,4 km dari Monumen Trisula. Air terjun ini dipromosikan secara swadaya oleh pemuda Bakung dan mulai resmi dibuka pada bulan Mei tahun 2015. Suasana di sekitar air terjun masih alami dengan fasilitas wisata yang minim.

Air terjun Tirta Galuh (foto: maringetrip.com)

Panorama sekitar air terjun sangat indah. Air terjun ini berada di kawasan pegunungan kapur selatan. Pemandangan berlatar bebatuan kapur berwarna putih yang luas dan dikelilingi pepohonan hijau indah dan kontras. Air terjun memiliki ketinggian 5 sampai 7 meter di atas bebatuan kapur yang landai. Di sekitar air terjun terdapat aliran sungai yang membentuk beberapa air terjun mini yang tidak kalah unik dan menambah daya tarik tempat wisata ini. 

Sesuai dengan namanya, "kedung" yang berarti kolam atau palung, maka di bawah air terjun terdapat kolam besar dengan air yang berwarna kehijauan. Disarankan tidak mengunjungi tempat ini pada musim hujan karena ada kemungkinan ada air bah datang dari aliran sungai. Selalu berhati-hati saat berjalan di atas bebatuan agar tidak tergelincir ketika berjalan di bebatuan. Jika terjatuh, kemungkinannya bisa fatal akibat terluka karena benturan atau terjerumus ke dalam kolam besar yang ada di bawah air terjun. Duh, ngeri ya. 

2. Pantai Gondo Mayit

Pantai ini tidak seseram namanya yang berarti bau mayat. Nama lengkap pantai ini adalah pantai Pasetran Gondo Mayit. Lokasinya berada di desa Tambakrejo kecamatan Wonotirto Blitar. Untuk menuju ke pantai ini, anda harus transit di pantai Tambakrejo yang jaraknya satu jam perjalanan dari pusat kota Blitar untuk memarkirkan kendaraan atau sekedar makan sebelum melanjutkan perjalanan.

Sebuah bukit yang curam harus dilewati terlebih dahulu. Setelah sampai di puncak bukit dengan sedikit perjuangan, anda dapat menikmati pemandangan laut Samudera Hindia sebelum menuju air terjun. Kemudian anda harus menuruni bukit dan terlihat keindahan pantai Gondo Mayit di sebelah kiri.


Pantai Gondo Mayit (foto: ahmadzaki.wordpress.com)

Pantai ini memiliki ombak yang tidak terlalu besar sehingga aman untuk bermain air bersama keluarga. Pasir pantai yang putih menambah keelokan panorama obyek wisata ini. Lokasi yang masih sepi dan alami dibanding pantai Tambakrejo di sebelahnya, menjadi alasan untuk mengunjungi pantai ini. Sayang, fasilitas yang ada hanya tempat berganti pakaian dan satu warung makan semi permanen. Tempat penginapan atau hotel tidak akan bisa anda jumpai di sini. Namun, anda bisa memesan hotel (review post refers to disclosure) di Blitar dengan mengunjungi website Traveloka.


3. Telaga Rambut Monte

Tujuan wisata selanjutnya yang menyegarkan di Kota Blitar adalah Telaga Rambut Monte. Telaga ini memiliki air yang tenang dengan volume air yang tidak berubah walaupun tengah musim kemarau. Lokasinya berada di Dusun Rambut Monte, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari yang berjarak 40 km dari pusat kota Blitar. Dusun Rambut Monte sendiri berada di dataran tinggi, sebuah cerukan lereng bukit yang membelah kabupaten Blitar dengan kecamatan Pujon Kota Batu sehingga tempat ini selalu diselimuti kabut.


Telaga Rambut Monte (foto: mlaku.id)

Airnya bermarna kebiruan. Permukaan telaga yang jernih bercahaya menyerupai cermin raksasa. Terlihat pantulan bayangan ranting pohon pinus, akasia, cemara dan tanaman liar yang mengelilingi tempat ini. Bahkan putihnya gumpalan awan pun terpantul di jernihnya air telaga. 

Di salah satu sisi telaga terdapat sebuah bangunan beton dengan tinggi 10 meter. Dari tempat ini para wisatawan dapat menikmati panorama telaga dari ketinggian. Pengunjung dilarang mandi di telaga ini karena kedalamannya belum terukur hingga saat ini. Diperkirakan telaga ini cukup dalam mengingat warna hijau pekat di tepinya.

4. Goa Luweng

Perjalanan selanjutnya adalah Goa Luweng. Goa bersuhu dingin yang memiliki 2 pintu ini berada di Dukuh Prodo Desa Ngrejo Kecamatan Bakung. Pintu pertama merupakan pintu masuknya air sehingga tampak seperti sebuah air terjun. Sedangkan pintu kedua merupakan tempat keluarnya air. Sebaiknya, kita masuk dari pintu keluarnya air untuk dapat menikmati keindahan air terjun di dalam goa yang menjadi daya tarik utama tempat wisata ini.


Goa Luweng (foto: nulspounya456789.blogspot.com)

Goa ini hanya memiliki kedalaman 50 meter dengan sebuah lubang di bagian atas yang dialiri air sungai. Aliran sungai tersebut mirip seperti air terjun jika dilihat dari dalam goa. Jika anda melanjutkan tracking dengan mengikuti aliran air sungai, anda akan melihat pemandangan yang unik yaitu aliran air sungai yang membentuk kumpulan air terjun.

  Nah, bagaimana? Rasanya tidak akan cukup seharian untuk menjelajahi tempat wisata segar di kota Blitar. Menikmati rekreasi yang bisa memberikan semangat baru setelah penat dengan aktivitas sehari-hari. Saran saya, luangkan waktu untuk menginap dua atau tiga hari agar semua objek wisata menarik di Blitar bisa dikunjungi. Selamat berwisata ^_^

24 komentar:

  1. Hmmm... Blitar, sebelumnya tdk pernah terbesit utk berlibur ke Blitar, melihat tempat2 wstnya jadi asyik juga kalau liburan kesana :)

    BalasHapus
  2. aakkkk blitar, emang cakep bd mak hawanya di blitar, adeemmm, ijoooee gitu. aku blm prnh ke tempat2 itu mak, baru main ke bendungannya aja. Asli cakep bgd pemandangan di bendungannya. udh kayak pmndangan di LN gitu deh.

    BalasHapus
  3. Terima kasih referensi wisatanya bun,,

    BalasHapus
  4. Aku taunya cuma makam bung karno kalo ke blitar. he..he..

    BalasHapus
  5. wah, banyak juga ya potensi wisata di Blitar

    BalasHapus
  6. Membawa laptop ke pinggir Telaga Rambut Monte, lalu menulis, asyik sepertinya ya, Mbak :)

    BalasHapus
  7. wiiih telaga gambutnya bikin mupeng...adem banget keliatannya

    BalasHapus
  8. Serem yang namanya gondo mayit
    Tapi pantenya bersih y

    BalasHapus
  9. Aku pernah ke Rambut Monte. Tempatnya adem enak, nggak terlalu luas juga. Sayang minim fasilitas dan terlihat tak terurus. Lumayan jauh juga dari kota Blitar

    BalasHapus
  10. suka banget sama pemandangan di Telaga Rambut Monte. mudah-mudahan bisa main ke sana. :D

    BalasHapus
  11. Jadi penasaran ingin banget ke Blitar mbak :D

    BalasHapus
  12. masyaAllah cantiknya, rasanya mau diseriusin mampir kesini

    BalasHapus
  13. Indonesia luar biasa alam pemandangannya ya, Blitar pun byk destinasi yg hrs dikunjungi. Mdh2an suatu hari kesampaian :-)

    BalasHapus
  14. Segar banget ini mah mak. Langsung berasa pengen nyebur. Hehehehe

    BalasHapus
  15. Ini Blitar apa Bali? Keren banget mba.. nggak nyangka Blitar punya tempat wisata secantik ini, kalau aku tau nya cuma makan bung Karno aja hihihi

    BalasHapus
  16. Menariikk banget bagi saya yang belum pernah ke sana. Keren banget ya tempatnya mbak..

    BalasHapus
  17. Keren banget pemandangannya, jadi pengen nyoba main kesana :)

    BalasHapus
  18. aku belum pernah ke Blitar lho mbaaa...cakep ya

    BalasHapus
  19. Adem-adem ngeliat pemandangannya. :)

    BalasHapus
  20. Aih indah sekali, tapi sayangnya kayaknya belum cocok kalau bawa balita ya mba, medannya lumayan terjal sepertinya.

    BalasHapus
  21. aku suka yang hijau-hijau mbakkk, dulu ke blitar cuma sampai ke Museum Bung Karno sama makamnya aja

    BalasHapus
  22. itu loh goanya, seram-seram indah,,,

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=