Selasa, 09 Januari 2018

Liburan Akhir Tahun 2017: Staycation di Hotel Mercure Ancol



Selamat tahun baru 2018!

Tahun 2017 sudah berlalu. Liburan akhir tahun 2017 kemarin memakan waktu cukup lama. Yaitu tiga minggu lebih anak-anak libur sekolah! Nggak heran, liburan kali ini sudah seperti mudik Lebaran. Banyak keluarga yang memutuskan untuk pulang kampung atau memilih tempat liburan yang jauh ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. 

Banyak orang pergi berlibur. Padatnya lalu lintas menimbulkan kemacetan. Ah, pada akhir pekan biasa juga sudah sering macet. Lihat berita kemacetan di televisi bikin saya dan suami malas mengajak 3 boyz bepergian jauh. Mau pergi liburan ke mana? Cari yang nggak jauh dari rumah aja, deh! Pilihan jatuh untuk staycation di Hotel Mercure Ancol. Sekalian main ke Ancol juga. 

Kami berangkat dari Bogor pada siang hari. Menunggu waktu check out hotel selesai. Perjalanan dari Bogor ke Jakarta aman dan lancar. Agak sepi karena lebih banyak kendaraan yang menuju ke luar kota Jakarta. Tapi, jangan senang dulu. Begitu keluar pintu tol dan masuk wilayah tempat wisata Ancol... eng ing eng... macet parah! Dari pintu gerbang menuju hotel (yang sebenarnya lebih dekat jika jalan tidak ditutup) memakan waktu satu jam! Pengunjung Ancol padat luar biasa!

Hotel Mercure Ancol tampak depan (foto: mercure.com)

Tiba di hotel, kami semua leyeh-leyeh di kamar sampai waktunya shalat Maghrib. 3 boyz asyik mager main game dengan wifi kamar. Saya agak segan berkeliling hotel untuk mengambil foto. Ramainya pengunjung hotel bikin suasana tidak nyaman. Jadi, mohon maaf, sebagian foto suasana hotel saya pinjam dari websitenya. Satu hal lagi, berhubung ini bukan sponsored post, saya tidak merasa punya kewajiban memotret suasana hotel, hehe.
Suasana di sekitar lobi hotel (foto: mercure.com)
Kamar tidur yang kami tempati di lantai 2 (foto: mercure.com)

Nah, mumpung cuaca cerah, saya yang sengaja membawa properti foto langsung menuntaskan pekerjaan saya memotret produk makanan Banana untuk direview. Ini pertama kalinya saya piknik sambil bawa properti foto. Saya menggotong meja yang ada di kamar ke teras dan memotretnya dengan cepat sebelum matahari tenggelam.

Baca: New York Style Banana Cheese Cake: Oleh-oleh Khas Bogor yang Unik dari Bika Bogor Talubi

Makan malam di Taman Santap Rumah Kayu Ancol

Sudah lapar, nih! Makan malam di mana ya? Lihat di depan hotel, ulala...macet masih berlangsung! Alamat nggak bisa pergi jauh, nih. Untung saja ada beberapa tempat makan dekat hotel. Kami putuskan untuk makan di Restoran Taman Santap Rumah Kayu. Restorannya cukup luas. Ada live music dan kolam ikan. Bisa pilih duduk lesehan atau di meja. Kami duduk di meja saja. Setelah memesan makanan, saya menemani Kk Rasyad dan Dd Irsyad berkeliling restoran.

Ada pesawat di tengah restoran. Pengunjung bisa menikmati sensasi makan di kabin pesawat. Wah unik juga, ya! Saya segan mengajak 2 boyz naik ke pesawat. Takutnya ini area khusus yang dipesan pengunjung. Dengan kata lain, saya malu kalau nanti diusir, hehe.

Sebelum makan, saya sempat meminta pelayan restoran untuk memotret kami sekeluarga...



Makanan pesanan kami datang dengan cepat. Ada cumi goreng tepung, cah tauge ikan asin serta minuman es kelapa, lemon tea, jus alpukat, dan saya lupa lagi. Saya dan suami memuji ketangkasan pelayanan di sini. Sayang, satu pesanan terakhir lambat sekali datang. Yaitu ikan kerapu bakar madu. 

Setelah dua kali menanyakan pada pelayan, ikan bakar baru tersaji 20 menit kemudian saat semua hidangan sudah habis. Sayang sekali, ya. Padahal rasa masakannya setara dengan harga yang dibayar. Tapi kalau mau makan harus diperlambat mengunyahnya karena menunggu ikan bakar datang... ya sudah pasti kami kecewa.

Menu makan malam kami yang sedikit :D

Jalan-jalan Malam di Sekitar Hotel

Sebelum masuk kamar, sehabis makan kami berjalan-jalan dulu di sekitar hotel. Tepatnya di bagian belakang hotel yang menghadap ke pantai. Suasana malam dan lampu taman di belakang bangunan ditata dengan apik dan membuat suasana menjadi syahdu.


Taman di belakang hotel (foto: mercure.com)

Ternyata, ada play ground alias area bermain di bagian belakang hotel. Sayang, waktu kami bermain hanya sebentar karena area itu tutup pukul 9 malam. Kami sempat bermain sejenak dan memutuskan untuk kembali lagi esok pagi.

Suasana play ground hotel untuk anak-anak dan orang dewasa

Besok main ke sini lagi, ya!

Berenang di Hotel

Pagi! Mumpung belum rame pengunjung, kami berenang pada pukul 6 pagi. Sempat mengganjal perut dengan sedikit mie instan dalam kemasan cup alias Pop mie, biar nggak keram saat berenang. Oia, kami tidak mengambil paket sarapan pagi di hotel. Jadi, kami sudah bekal sarapan sendiri. Ya Pop mie tadi, hehe.



Suasana kolam renang saat sepi (foto: mercure.com)

Kolam renang di Hotel Mercure Ancol ini cukup bagus. Ditata cantik dengan area seluncuran dan pancuran yang membuat anak-anak betah berenang di sini. Sayang, karena bersebelahan dengan pantai, angin yang bertiup lumayan membuat kedinginan untuk Dd Irsyad. Dd tidak betah bermain air dan langsung berpakaian. 

Seluncuran di kolam renang (foto: mercure.com)
Seluncuran juga belum dibuka ketika kami datang. Kolam renang semakin siang semakin ramai. Bapa dan 3 boyz yang berenang mulai merasa tidak nyaman. Sementara saya yang daritadi menunggu di pinggir kolam sambil memotret produk (teuteup yah), langsung berkemas dan siap-siap untuk kembali ke kamar. Eits, sebelum bangkit dari kolam renang, saya memanfaatkan situasi dengan foto bareng untuk lomba di Instagram. 


Nggak menang 100$ yang penting teuteup hepi :D

Jalan-jalan ke Pantai

Setelah mandi, kami pergi jalan-jalan ke pantai. Pintu gerbang hotel ke pantai dibuka pukul 8 pagi. Cuaca agak terik. Jadi kalau lagi difoto terus kelihatan matanya nyureng, harap maklum yaa...
Pemandangan pantai dari balkon

Agak sulit mengajak 3 boyz berfoto bareng. Apalagi saat panas terik begini. Pose apa adanya aja deh!
Silauwnyaa!

Cuma Bapa yang sadar kamera

Bagian belakang bangunan Hotel Mercure Ancol
Kami melangkah ke area pantai umum. Wow, rame juga ya! Dijamin makin siang makin padat pengunjungnya! Haus karena kepanasan, kami nangkring di depan minimarket untuk menikmati minuman dingin. Setelah itu.. balik lagi ke hotel. Hadeuh, nggak betah banget sama kerumunan orang banyak seperti ini. 

Main di Playground Hotel

Sesuai janji, kami pun kembali ke area playground. Lapangan yang sebelumnya dipakai untuk senam pagi kini sepi. Bapa mengajak 3 boyz main bola. Namun karena panas, boyz memilih untuk masuk ke ruangan play ground yang sejuk berAC. 

Main bola
Main biliard dan panah-panahan

Foto-foto Sebelum Check Out

Sebelum pulang, iseng foto-foto dulu ah...

Rumah bersalju (foto di lobby hotel)
Siap menyambut tahun baru (foto di lobby hotel)


Ibu numpang nampang (foto di lantai dua)

Makan Siang di Warung Tekko 

Pukul 10 pagi kami sudah check out dari hotel. Buru-buru amat sih? Takut macet, nih! Ditambah sudah lapar juga. Makan siang yang dimajukan jadwalnya ini sengaja dilakukan di luar Ancol. Biar lolos dari macet dulu. Kami sepakat untuk makan di Warung Tekko di Jalan Pemuda Rawamangun. Lokasinya berdekatan dengan tempat makan yang baru saja saya kunjungi bersama rekan-rekan blogger dalam sebuah event.

Baca juga: Mengungkap Fakta MSG Aman Dikonsumsi di Umami Food Marathon

Makan apa? Di Warung Tekko ada banyak pilihan. Bapa pilih sop buntut, Kk Rasyad pilih bebek goreng cabe ijo, Aa Dilshad pesan pallubasa, Dd Irsyad pilih bebek goreng kremes, dan saya sendiri penasaran dengan andalan restoran ini yaitu iga penyet.

Bebek goreng kremes
Iga penyet
Pallubasa
Bebek cabe ijo
Sop buntut
Semuanya enak! Lagi-lagi, rasa sepadan dengan harganya. Iga penyet yang saya makan dagingnya begitu empuk dan sambalnya melimpah. Kuah sop buntut terasa segar dan tidak enek. Dua bebek goreng terasa nikmat dengan bumbu yang meresap sampai ke dalam daging. 

Kalau pallubasa gimana? Pallubasa yang satu ini tanpa ceplokan telur mentah seperti dalam versi aslinya. Karena sudah sering makan pallubasa yang aseli waktu di Makassar dulu, rasa pallubasa di restoran ini menurut saya biasa saja. 

Baca juga: Serbuan Kuliner di Makassar

Minuman yang saya lupa namanya apa saja
 (maklum bukan review resmi)

Alhamdulillah, kami pun pulang dengan kenyang dan bahagia. Selesai sudah staycation kami sekeluarga dalam rangka menikmati liburan akhir tahun. Eh, tunggu dulu! Masih ada sambungan staycation lagi. Baca selanjutnya: Staycation Bertiga di Hotel Mercure Simatupang.




13 komentar:

  1. Waaa serunya ya nginep d hotel mercure ๐Ÿ˜€

    BalasHapus
  2. staycation bareng keluarga di hotel asyik juga ya... liburan kali ini anak2 di rumah aja mba hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga banyak di rumah, mba. cuma ngelayap bentar ke hotel ini :D

      Hapus
  3. Asik juga ya nginap di dalam kota Jakarta, Mbak. Gak capek juga

    BalasHapus
  4. wih, emang lagi naik daun ya staycation akhir-akhir ini :D
    ternyata gak hanya di villa, di hotel pun seru juga ya :D

    BalasHapus
  5. Enak banget ini nginep di hotel mercure ancol langsung bisa ke pantai :D

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    BalasHapus
  6. Wahhh asyikkk sekali liburannya... :)

    BalasHapus
  7. Aku belum pernah nginep di sini karena mikirnya pasti mahal bok huhu.

    Btw, aku juga kalo lg nginep di mana - mana gitu juga pasti bawa barang yg mau difoto hahahha

    BalasHapus
  8. Beberapa tahun lalu aku juga pernah bermalam disini. Asik banget memang suasananya, karena persis sebelah laut. Apalagi kolam renangnya ada perosotan besarnya, bikin makin betah :D

    BalasHapus
  9. cakep kolam renangnyaaaaaah.... dan hotelnya gedeeee ya... banyak fasilitasnya pulak

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Pluginโ€ style=