Sabtu, 13 Januari 2018

Staycation Bertiga di Hotel Mercure Simatupang



Staycation bertiga di Hotel Mercure Simatupang. Lho, staycation kok bertiga? Pasukan riweuh kurang komplit, nih! Iya, pergi numpang nginep kali ini cuma bertiga aja. Kk Rasyad nggak mau ikut karena mau tanding sepak bola di komplek. Karena Kk Rasyad nggak ikut, maka Aa Dilshad nemenin di rumah. 

Kenapa staycation lagi? Bukannya kemaren baru aja staycation di Hotel Mercure Ancol? Hm, ngaku nih. Sebenernya staycation akhir tahun ini dalam rangka memanfaatkan nginep gratisan dari sebuah member card yang Bapa miliki. Jatah sudah terpakai waktu menginap di Hotel Santika Cirebon. Nah, tinggal satu lagi. Harus buru-buru dipakai biar nggak gosong pada akhir bulan Desember 2017.

Staycation gratisan yang nggak sempat saya tulis di blog adalah waktu menginap di Hotel Ibis Bandung. Selain lelah karena perjalanan dari Bogor, saya juga puyeng melihat banyaknya pengunjung hotel. Kalau sudah begitu, saya nggak mood buat berkeling hotel dan memotret fasilitas yang ada. Blogger tanpa motivasi ya. Andai ada yang bayar, saya pasti semangat untuk mereview, hihi.

A post shared by Emak Riweuh (@innariana) on

Staycation gratis berikutnya mau ke mana? Setelah berunding nggak mau pergi jauh, pilihan jatuh ke Hotel Mercure Ancol. Namun, terjadi kesalahan booking yang membuat Bapa harus membayar. Gagal staycation gratis, usaha lagi dong. Kali ini berhasil booking ke Hotel Mercure Simatupang. Sayang, waktunya kurang pas. Aa dan Kk kayaknya udah kelihatan bosen mau ke hotel. Mereka lebih suka mager di rumah, haha.

Ya sudah, yang penting ada satu anak yang dibawa yaitu Dd Irsyad. Kesannya saya nggak kayak bulan madu kalau cuma staycation berduaan sama Bapa aja, haha. Ditambah, saya jadi nggak kesepian berangkat ke Jakarta naik umum. Oia, kami menginap pada hari Jumat tanggal Desember 2017. Bapa ke hotel langsung dari kantor. Sedangkan saya dan Dd Irsyad berangkat dari Bogor naik krl dan taxi.

Sampai di Hotel Mercure Simatupang, saya sempat ditolak oleh resepsionis. Demi kemanan, katanya harus Bapa sendiri yang check in sebagai pemegang kartu yang memanfaatkan fasilitas gratis ini. Saya langsung menelpon Bapa, menjelaskan apa yang terjadi dan memberikan telepon pada mbak resepsionis. 

Saya mah pasrah, kalau disuruh nunggu sampai Bapa datang ya sudah, saya tunggu di lobi sampai magrib. Tapi untunglah akhirnya saya diperbolehkan masuk dengan catatan Bapa harus melapor ke meja resepsionis dulu. Oke deh...

Karena lelah dan agak gondok, saya malas berkeliling area hotel untuk memotret. Serupa ama postingan sebelumnya, saya ambil beberapa foto dari website hotel saja ya. Toh saya review hotel ini kan nggak dibayar, hehe.

Masuk ke dalam kamar hotel di lantai 8. Karena ini adalah hotel bisnis yang terletak di tengah kota, penataan kamarnya minimalis dan ada meja kerja yang melengkapi kamar ini.

Suasana kamar hotel (foto: mercuresimatupang.com)

Dd Irsyad langsung tiduran

Pintu ke luar kamar (atas) dan pintu ke kamar mandi (bawah)

Sambil menunggu Bapa datang, Dd Irsyad asyik nonton Youtube sementara saya mah anteng aja nonton film lama Mas Nunu eh Keanu Reeves yang berjudul Devil Advocate di tv kabel. Pas Bapa datang, saya sudah menyiapkan teh hangat untuk berbuka puasa. Kami pun makan malam bersama usai shalat maghrib. Makan apa? Saya bawa nasi timbel, ayam goreng, dan sambal lalap. Kok nggak beli di luar? Malas ah. Di sekitar hotel nggak ada tukang jualan. Eh ada sih. Tapi kami malas jalan kaki ke mall yang kalau nggak salah namanya Point Square. 

Malam itu, kami bertiga cuma bermalas-malasan di kamar hotel. Pemandangan yang terlihat di jendela kamar kami pada malam hari sangat cantik dengan lampu jalan dan lampu mobil yang berkerlap-kerlip. Berikut pemandangan di jendela pada malam dan pagi hari...

Pemandangan dari jendela pada malam dan pagi hari

Pagi telah tiba! Saya lupa membawa bekal cemilan karena riweuh bawa tas dan menggandeng Dd Irsyad naik kendaraan umum. Minum teh manis sedikit, saya dan Bapa mengantar Dd Irsyad yang kepingin berenang. Kolam renang terletak di lantai paling atas. Tepatnya di roof top lantai 19. 

Berdampingan dengan kafe Karumba, kolam renang ini nampaknya cuma sebagai pemanis saja. Yah namanya juga hotel bisnis dan bukan hotel keluarga, jadi kolam renangnya minimalis saja. 

Kolam renang di website Hotel Mercure
Kolam renang yang sesunguhnya (kolam anak ditutup)

Tidak jadi berenang, kami akhirnya hanya melihat-lihat suasana di Karumba. Interiornya cantik dan instagramable banget. Sayang, saya lagi nggak mood berfoto karena agak lapar.  

Interior yang cantik (foto: mercuresimatupang.com)

Nyaman dan santai (foto: mercuresimatupang.com)
Di seberang kolam renang ada ruangan untuk fitnes. Sayang belum dibuka karena masih terlalu pagi. Padahal saya penasaran banget karena seumur hidup belum pernah masuk ke tempat fitnes. Bukannya apa-apa. Tempat fitnes sebenernya ada juga yang dekat sekolah anak-anak. Saya aja yang udah horor duluan karena takut nemu yang aneh-aneh di sana, hehe.
Tempat fitnes (foto: mercuresimatupang.com)

Oke, sebelum balik lagi ke kamar hotel untuk siap-siap check out, foto-foto dulu deh...


Anak kecil yang nggak jadi berenang

Masih cocok kelihatan kayak baru punya anak 1 nggak?
Oia, di Hotel Mercure Simatupang ada dua tempat makan lagi. Yaitu Grafitti Restaurant dan Madeleine & Macaron (M&M). Keduanya terletak di lantai dasar. Yang pertama adalah restoran dengan aneka menu buffet dan western food. Sedangkan M&M cocok untuk kudapan ringan, pastry, dan kopi atau teh. 

Grafitti Restaurant (foto: mercurejakartasimatupang.com)
Madeline and Macaron (foto: mercuresimatupang.com)

Kami check out setelah Dd Irsyad selesai mandi. Anak kecil ini kecewa tidak jadi berenang karena kolam renang anak yang ditutup. Berhubung masih pakai baju renang, Dd Irsyad sengaja memuaskan diri bermain air shower sambil tetap memakai baju renang, hehe.

Ornamen natal di lobi hotel
Kok buru-buru amat pulangnya? Iya nih, laper banget soalnya! Lagipula, hati ini nggak tenang ninggalin Aa Dilshad dan Kk Rasyad di rumah. Memang sih, mereka nggak berdua di rumah. Ada Mak Onih, asisten pulang pergi yang saya minta nginep untuk menjaga mereka. 

Kami memutuskan untuk sarapan di rest area. Makan apa? Cukup soto ayam yang harganya lebih mahal dari harga normal (harap maklum). Nggak apa-apa, yang penting nggak semahal kalau sarapan di hotel, haha. Dasar emak pengiritan!

Alhamdulillah, akhirnya tahun ini bisa juga ngerasain yang namanya staycation gratisan.  Sampai tiga kali malah (di Hotel Santika Cirebon, Hotel Ibis Bandung, dan Hotel Mercure Simatupang). Maklum, sebagai blogger yang mager parah, rejeki staycation gratisan buat saya adalah jauh dari angan-angan. Jadi, saya mah cukup bahagia menikmati staycation gratisan dari suami aja ^_^


7 komentar:

  1. Hai, Emak Riweuh..hehe
    Btw, saya pernah kesini belum ya sebelumnya. Ah, lupa. Salam kenal nya, Teh..
    Wah kak Rasyad nggak ikutan jadi we kurang riweuh di hotelnya.. :D
    Dek Irsyad langsung nyenang tiduran gitu tuh..he
    Pasti nggak maunya berlama-lama ya, Teh.. :D

    Pemadangan paginya sangat cerah cuacanya. Kolam renang minimalis, yang penting ada ya, Teh :D
    Foto yang berdua saya rasa bukan hanya cocok baru punya anak satu, Teh. Tapi cocok ririweuhan jalan-jalan..he

    Lengkap ya, dan sepertinya nyaman, jadi tahu ini info hotelnya. Ya, siapa tahu aja bisa nginap disitu juga.. :)

    BalasHapus
  2. wah, ini jadi reminder ya mbak... kl dapat free staycation mau gak mau yg punya member harus setor muka

    BalasHapus
  3. Kolam renang anak kenapa ditutup, Mbak?

    BalasHapus
  4. teh Inna.. hii.. hi.. alasan yang sama aku pun males review hotel kalau banyak orang.. orang suka sungkan foto2in hotelnya

    BalasHapus
  5. Di bandung jg ada, pgn coba deh...

    BalasHapus
  6. Wah letak kolamnya tinggi banget..sayang ga jd renang ya... kayanya seru. Yang penting gratisan mba, sama2 nyenengin biarpun dari paksu hihi

    BalasHapus
  7. Wah nggak jadi berenang ya, Dede. Nanti kalau Bapa ada ngajak staycation lagi, bisa berenang di hotel lagi, hehe... Kamar dan suasana kolam renangnya cakep juga sih mba. Cukup senang lah nginep di sini...

    BalasHapus

Silakan berkomentar dengan bahasa yang sopan, tidak berpromosi atau berjualan. Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan saya hapus. Terima kasih :)

Related Posts Plugin” style=